Sebelum Diadaptasi Jadi Film, Kisah Asli 'Slender Man' Ini Dijamin Bikin Merinding
imdb
Film

Berawal dari cerita digital di forum internet, 'Slender Man' justru menjadi salah satu kisah yang memakan korban di dunia nyata.

WowKeren - Sony Pictures siap meneror pecinta film horor dengan menyajikan adaptasi kisah urban legend terkenal, "Slender Man". Film yang sarat akan kisah mistis ini baru saja memulai penayangan perdananya pada hari ini, Jumat (10/8).

Namun bagi para penggemar yang belum menyaksikan film ini, ada baiknya untuk menyimak kisah orisinal alias urban legend "Slender Man" lebih dahulu. Pasalnya, kisah asli sosok makhluk tinggi nan menakutkan tersebut dijamin bakal membuat kita merinding.

Tak seperti urban legend lainnya yang diceritakan dari mulut ke mulut, "Slender Man" adalah kisah yang diperoleh berdasarkan "creepypasta", alias cerita digital. Popularitas "Slender Man" sendiri sudah tak diragukan lagi. Bahkan sebelum diadaptasi ke layar lebar, sebenarnya "Slender Man" sudah lebih dulu di angkat sebagai serial televisi, hingga video games.

Legenda "Slender Man" sendiri muncul pertama kali di internet pada tahun 2009 silam, tepatnya di forum "Something Awful". Kala itu, forum tersebut tengah mengadakan kontes Photoshop, dimana seorang peserta bernama Eric Knudsen mengunggah dua foto berwarna hitam-putih.

Kedua foto tersebut memperlihatkan sekelompok anak-anak yang tengah bermain. Namun di belakang mereka, ada sosok menyeramkan dengan wujud pria tanpa wajah yang bertubuh tinggi, kurus, serta memakai jas dan dasi hitam.

slender man

IGN

"Kami tidak ingin pergi, kami tidak ingin membunuh mereka, namun keheningan dan tangannya yang panjang membuat kita takut dan nyaman bersamaan…" tulis Eric pada keterangan foto pertama.

slender man 2

IGN

"Satu dari dua foto yang diselamatkan dari kebakaran Perpustakaan Kota Stirling. Foto yang diberi nama 'The Slender Man' ini terkenal karena diambil di hari yang sama dengan menghilangnya 14 anak. Pemerintah menyebut foto ini palsu. Seminggu kemudian kebakaran terjadi di perpustakaan. Foto yang sesungguhnya disimpan sebagai bukti," tulisnya di foto kedua.

Eric sendiri mengaku terinspirasi dari karya-karya novelis horror H.P. Lovecraft, kemudian novel karya Stephen King yang berjudul "The Mist", karakter "Tall Man" di film horror terkenal "Phantasm", serta serial video game "Resident Evil" dan "Silent Hill".

Tak disangka, cerita dan foto fiktif dari Eric ini rupanya langsung melejit di komunitas internet. Maka tak heran jika setelahnya mereka mengembangkan legenda "Slender Man" lebih jauh. Namun sayangnya, perkembangan cerita ini justru menghasilkan beberapa kasus tragis di dunia nyata, sehingga banyak yang percaya bahwa sosok Slender Man memanglah nyata.

Keyakinan ini semakin diperkuat ketika dunia digegerkan dengan kematian dua gadis berusia 12 tahun asal Waukesha, Wisconsin, AS pada tahun 2014 lalu. Menurut teman-teman keduanya, dua gadis tersebut meninggal lantaran mendapat "bisikan" setelah memanggil Slender Man. Insiden tersebut bahkan sampai diangkat menjadi film dokumenternya, "Beware the Slenderman" oleh HBO Films dan dirilis pada tahun 2016 lalu.

Dua gadis tersebut bernama Anissa Weier dan Morgan Geyser. Sang korban, Payton Leutner, dapat bertahan hidup karena waktu itu ditemukan tengah merayap di jalan raya, dan segera dilarikan ke rumah sakit.

Ketika ditanya oleh pihak berwenang, kedua gadis itu menyalahkan Slender Man atas perbuatan yang mereka lakukan, setelah mereka membaca urban legend di internet. Keduanya juga menambahkan bahwa mereka harus mengorbankan seorang teman agar makhluk itu tidak membunuh keluarga mereka. Setelah melakukan diagnosa, dokter menyimpulkan bahwa kedua gadis tersebut mengalami gangguan jiwa.

Tak sampai di situ, pada tahun yang sama, seorang wanita di Ohio mengakui bahwa anak perempuannya yang berusia 13 tahun menyerangnya dengan pisau. Sang anak diketahui telah menulis beberapa cerita fiksi horror, salah satunya berhubungan dengan Slender Man.

Kasus lain juga terjadi pada tahun yang sama, dimana seorang anak perempuan berusia 14 tahun membakar rumahnya, ketika ibu dan adik laki-lakinya yang berusia sembilan tahun masih ada di dalam. Polisi mengatakan bahwa pelaku sering membaca manga "Soul Eater" dan mengunjungi situs yang berisi cerita dan informasi mengenai Slender Man.

Meski bisa dibilang telah menimbulkan sejumlah kasus yang memancing kontroversi, namun tampaknya kisah "Slender Man" ini justru semakin populer di kalangan masyarakat. Bahkan sebelum didaptasi oleh Sony, sebenarnya kisah ini telah banyak diangkat ke layar lebar lebih dahulu.

Di antaranya adalah "The Tall Man", "The Slender Man", hingga "Always Watching: A Marble Hornets Story". Namun sayangnya, karya-karya tersebut tak mampu menarik minat penonton dan mendapat rating rendah dari kritikus film.

Bagaimana? Masih tertarik menyaksikan "Slender Man" versi Sony setalah mengetahui kisah aslinya?

You can share this post!

Related Posts