'Avatar 2' Terinspirasi Suku Bajo, 9 Film Luar Ini Tambahkan Ragam Budaya Indonesia dalam Ceritanya
20th Century Studios/Walt Disney Pictures
Film

Tak banyak yang tahu, sejumlah film luar negeri ternyata menampilkan keanekaragaman budaya nusantara dalam cuplikan adegan mereka. Tentu saja, itu menjadi hal yang cukup membanggakan.

WowKeren - Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki tempat-tempat dengan pemandangan yang eksotis. Dari Sabang sampai Merauke, ada banyak sekali lokasi yang menawarkan pesona alam yang sangat indah, yang seolah tidak akan pernah habis untuk dijelajahi. Namun sejatinya, bukan hanya pesona alam saja yang dimiliki Indonesia. Tak kalah membanggakan adalah budaya yang tersebar dari Sabang sampai Merauke itu sendiri.

Setiap tempat memiliki kearifan lokal masing-masing. Keragaman budaya Indonesia menjadi daya tarik tersendiri, tak hanya bagi wisatawan dalam negeri tapi juga mancanegara. Ada banyak budaya Indonesia yang bisa dipelajari. Oleh sebab itu, tak heran jika ada banyak turis mancanegara yang berbondong-bondong datang ke negara ini untuk menikmati pesona alam maupun keragaman budaya Tanah Air.

Ternyata, pesona dan keragaman budaya nusantara tak hanya mampu menarik minat wisatawan namun juga para pelaku di industri perfilman. Tak sedikit sineas Tanah Air yang memilih lokasi tertentu di Indonesia untuk keperluan syuting mereka. Tentu saja, hal itu karena alam Indonesia menyimpan pesona yang menakjubkan. Begitu pula dengan sineas mancanegara. Keanekaragaman budaya Indonesia ternyata sampai menginspirasi mereka untuk memasukkannya dalam film yang mereka kerjakan.

Tak banyak yang tahu, sejumlah film luar tak ragu untuk memasukkan keanekaragaman budaya nusantara dalam cuplikan adegan mereka. Tentu saja, itu menjadi hal yang cukup membanggakan. Berbicara mengenai keanekaragaman budaya dalam film, melalui artikel ini tim WowKeren ingin menunjukkan kepada pembaca film luar negeri mana saja yang menambahkan budaya Indonesia ke dalamnya.

(wk/zodi)

1. Avatar 2


Avatar 2
20th Century Studios

"Avatar 2" atau "Avatar: The Way of Water" menjadi salah satu film yang ditunggu-tunggu di akhir tahun. Tak ayal, ketika film ini dirilis pada pertengahan bulan ini, penonton pun tak sabar untuk berbondong-bondong melihat hasil karya James Cameron. Namun selain itu, ada satu fakta mengejutkan yang baru-baru ini terungkap.

Rupanya, ide sang sutradara untuk menghadirkan Suku Metkayina sebagai penghuni Pandora dalam film tersebut salah satunya terinspirasi oleh Suku Bajo yang tersebar di wilayah Indonesia bagian timur. "Ada (orang Sama-Bajau), orang di Indonesia yang tinggal di rumah panggung dan hidup di atas rakit. Kami melihat hal-hal seperti itu," katanya.

2. Raya and The Last Dragon


Raya and The Last Dragon
Walt Disney Pictures

Siapa sangka jika film Disney yang satu ini juga menghadirkan berbagai bentuk kebudayaan Indonesia dalam beberapa adegannya? Pada dasarnya, "Raya and The Last Dragon" memang telah digadang-gadang sebagai animasi yang terinspirasi oleh budaya Asia Tenggara sehingga Indonesia juga termasuk salah satunya. Beberapa elemen budaya Tanah Air terlihat di film ini.

Seperti kesenian wayang kulit, gamelan, struktur atap rumah gadang, hingga pedang menyerupai keris yang menjadi senjata andalan Raya. Faktanya, pembuatan film itu juga melibatkan konsultan budaya asal Indonesia. Keterlibatan konsultan itu untuk memastikan bahwa istilah yang dipakai dalam film itu sudah sesuai dengan konteks budaya.

3. Eat, Pray, Love


Eat, Pray, Love
Columbia Pictures/François Duhamel

"Eat, Pray, Love" adalah sebuah film garapan sutradara Ryan Murphy yang diadaptasi dari novel best seller dengan judul yang sama. Lokasi syuting film ini dilakukan di beberapa tempat seperti New York, Napoli, Pataudi, dan Bali. Film yang dibintangi oleh Julia Roberts ini bercerita mengenai Elizabeth Gilbert yang mencari jati diri dan ketenangan jiwa di berbagai tempat.

Termasuk salah satunya di Bali. Dalam film itu, Elizabeth diceritakan menemukan ketenangan lewat doa, yoga, dan hal lainnya yang bersifat meditasi. Saat pemutaran perdana film ini di Siegfeld Theater, New York pada 2010 lalu, banyak penonton yang terkesima dengan sisi spiritual Bali yang digambarkan dalam film itu.

4. The Fall


The Fall
Roadside Attractions

"The Fall" merupakan salah satu film Hollywood yang rilis pada tahun 2006 silam. Dibintangi oleh Lee Pace, film ini berkisah mengenai pertemuan antara seorang stuntman bernama Roy Walker dan gadis kecil bernama Alexandria di rumah sakit. Kepada gadis itu, ia menceritakan sebuah konspirasi pembunuhan.

Film garapan Tarsem Singh ini mengambil lokasi syuting salah satunya di Bali. Hal itu terlihat dari adegan yang menunjukkan panorama sawah Tegalalang di Bali. Selain itu, film ini juga menampilkan Tari Kecak yang dilakukan saat senja di depan Candi Gunung Kawi. Sementara itu, Tari Kecak merupakan dramatari seni khas Bali yang dimainkan terutama oleh laki-laki.

5. Blackhat


Blackhat
Universal Pictures/Frank Connor

Tak hanya Bali, kearifan lokal wilayah lain di Indonesia juga pernah disorot dalam film Hollywood, "Blackhat". Film ini rilis tahun 2015 dan dibintangi oleh aktor kenamaan seperti Chris Hemsworth dan Viola Davis. Film yang menceritakan tentang para hacker ini mengambil lokasi syuting di Jakarta.

Ada sejumlah trademark Indonesia yang disorot dari sisi budaya, lokasi populer, hingga bangunan bersejarah. Salah satu budaya Betawi, Ondel-Ondel, sempat ditayangkan saat awal kedatangan tokoh Chris Hemsworth ke Jakarta. Sang sutradara, Michael Mann, mengakui jika Indonesia adalah tempat yang sangat menarik karena banyak terdapat tradisi dari berbagai etnis.

6. Once Upon a Time in America


Once Upon a Time in America
Warner Bros.

Film "Once Upon a Time in America" yang rilis pada tahun 1984 lalu juga sudah menyertakan budaya Indonesia. Dalam salah satu adegannya, penonton bisa melihat pertunjukan wayang kulit yang dimainkan oleh dalang. Film ini sendiri menceritakan tentang kelompok mafia yang berasal dari keluarga imigran miskin di New York di era prohibition.

Dibintangi oleh Robert de Niro, film ini lebih banyak menyoroti dua tokoh yakni Noodles dan Max. Mereka digambarkan sebagai orang yang dekat dan selalu saling berkorban satu sama lain sejak kecil. Keduanya kemudian tumbuh menjadi dua mafia hebat yang telah melalui perjuangan bersama-sama sejak kecil.

7. Beyond Skyline


Beyond Skyline
Vertical Entertainment

Tak kalah membanggakan, keragaman budaya Indonesia juga pernah disorot dalam film Hollywood bergenre fiksi ilmiah, "Beyond Skyline". Film ini mengambil lokasi syuting di beberapa tempat di Indonesia salah satunya Pulau Jawa. Sutradara Liam O'Donnell dan produser Matthew E Chausse mengaku sangat kagum dengan Candi Sewu dan Prambanan.

"Kami melihat Prambanan sangat menakjubkan dan membuatmu tercengang. Begitu juga dengan Candi Sewu," kata Liam. Candi Prambanan sendiri merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. Dalam salah satu adegan, terlihat para tokohnya berjalan di dekat reruntuhan Candi Prambanan. Film yang dibintangi oleh Iko Uwais dan Frank Grillo ini rilis pada tahun 2017.

8. Toute La Beaute du Monde


Toute La Beaute du Monde
Pierre Javaux Productions

"Toute La Beaute du Monde" merupakan film berbahasa Prancis yang mengangkat genre romantis. Film emosional ini menceritakan Tina yang baru saja ditinggal oleh kekasihnya yang meninggal dunia. Ia kemudian melakukan perjalanan ke Asia untuk healing dan ia pun sampai ke Bali.

Melalui cuplikan film, penonton akan dibawa untuk melihat perjalanan mereka yang menampilkan latar belakang Pulau Dewata yang indah. Seperti pemandangan saat mengendarai motor melalui sawah terasering Jatiluwih. Subak Jatiluwih Bali yang indah memang menjadi daya tarik tersendiri di kawasan desa tersebut.

9. After the Dark


After the Dark
Phase 4 Films

Satu lagi film Hollywood yang menyuguhkan ragam budaya Indonesia, "The Philosophers" atau "After The Dark". Film besutan sutradara John Huddles ini menampilkan sejumlah adegan dengan pemandangan alam yang eksotik di seluruh Indonesia seperti Gunung Bromo dan indahnya Pantai Belitung.

Dalam beberapa adegan, tampak bahwa para tokohnya sedang berada di tengah megahnya kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta. Film yang dibintangi oleh artis multitalenta Cinta Laura ini menceritakan tentang sekelompok remaja yang menerima semacam tes dan akan dipilih beberapa untuk meningkatkan ras manusia melawan ancaman bahaya nuklir.

Nah, itulah tadi sederet film luar negeri yang menampilkan ragam budaya dari Indonesia. Melihat film-film itu, semakin membuatmu bangga jadi orang Indonesia, bukan?

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait