Meski Sangat Lezat, 7 Makanan Ini Justru Lebih Baik Dihindari atau Tidak Sama Sekali!
Kuliner

Chef top kelas dunia merekomendasikanmu untuk tidak menyentuh makanan-makanan ini meski dikenal sangat lezat, kenapa ya?

WowKeren - Apa yang terlintas dalam benakmu jika mendengar makanan lezat? Pasti ingin mencobanya, kan? Apalagi kalau makanan tersebut hanya bisa kamu dapatkan di beberapa kesempatan tertentu.

Sayangnya, meski lezat, tidak semua makanan tersebut memberikan kepuasan yang sebanding. Belum lagi kalau ternyata ada kisah tidak menyenangkan di balik pembuatannya.


Ya, beberapa makanan yang ada khususnya di restoran ternyata menyimpan berbagai rahasia sebelum dihidangkan di depan pelanggan. Oleh karena itu, kamu wajib mengetahui rahasia-rahasia tersebut sebelum memutuskan untuk menyantapnya.

Apalagi kalau rekomendasi tersebut datangnya dari para chef kelas dunia, masih enggak mau percaya? Daripada penasaran, mending kamu segera tahu makanan-makanan apa saja sih yang sebaiknya kamu hindari atau lebih baik tidak memakannya sama sekali tersebut di artikel ini.

(wk/silm)

1. Jangan Pernah Memesan Well Done Steak


Jangan Pernah Memesan Well Done Steak

Meski lezat, steak yang dimasak matang sempurna atau well done steak sebaiknya tidak pernah kamu pesan. Selain tekstur dagingnya yang akan lebih terasa keras, banyak rahasia lain di baliknya.

Dan Schroeder, chef eksekutif di Park Heights restaurant, Tupelo, Mississippi menyatakan bahwa steak jenis ini dipilih bukan dari daging terbaik. Menurutnya, daging yang digunakan untuk steak matang sempurna tak akan terlalu dipedulikan oleh seorang chef. Beberapa stok daging terbaik mereka hanya akan digunakan untuk pesanan steak rare, medium rare atau medium.

Beberapa sumber juga mengatakan bahwa dengan memesan daging yang matang sempurna, kamu juga membuang-buang uang. Kenapa? Karena daging yang matang sempurna bisa kamu masak sendiri di rumah dan rasanya tidak akan jauh berbeda dengan yang ada di restoran.

Oleh sebab itu, lebih baik kamu memesan daging dengan tingkat kematangan medium rare. Pada tingkat kematangan tersebut, daging steak disebut sangat sempurna karena proteinnya belum rusak, akan tetapi kandungan lemaknya sudah melunak dan memberikan rasa juicy.

2. Pilihan yang Berisiko, Lebih Baik Tidak Memesan Tiram Mentah di Restoran


Pilihan yang Berisiko, Lebih Baik Tidak Memesan Tiram Mentah di Restoran

Chef terkenal Mark Nichols mengatakan bahwa memesan olahan tiram di restoran bisa menjadi pilihan yang berisiko. Tiram yang tidak disimpan dan diolah dengan benar bisa membuatmu terserang risiko penyakit. "Jika tidak ditangani dengan benar, tiram mentah dapat membunuhmu," ujar Mark kepada Reader Digest.

Di sisi lain, kamu juga harus mengetahui bahwa tiram mentah bisa saja terkontaminasi dengan bakteri Vibrio Vulnificus. Bakteri tersebut bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan bahkan memberikan efek fatal untuk penderita penyakit hati, diabetes, dan juga memiliki sistem imun yang lemah.

Bahayanya lagi, kamu tidak pernah bisa membedakan mana tiram yang mengandung virus atau bakter dan mana yang tidak. Mereka tidak bisa dilihat, tidka berbau dan bahkan tidak terasa berbeda dengan tiram mentah yang lain.

3. Daging Ikan Paus Bisa Mengandung Pestisida Berbahaya


Daging Ikan Paus Bisa Mengandung Pestisida Berbahaya

Chef top Amerika, David Chang, akan menolak jika diminta mengonsumsi steak ikan paus. Berbagai kecaman memakan daging mamalia tersebut terus berlangsung. Akan tetapi, di beberapa negara seperti Jepang, Norwegia, dan Islandia, konsumsi daging paus masih terus ada.

Bukan hanya soal kecaman saja, daging ikan paus ternyata juga mengandung beberapa zat berbahaya jika dikonsumsi manusia. Daging mamalia raksasa itu disebut-sebut bisa saja mengandung level pestisida yang tinggi. Kemungkinan hal tersebut terjadi lantaran limbah pertanian atau juga kebocoran dari tempat penyimpanan limbah.

Tak hanya daging ikan paus, mantan juri Master Chef Australia itu juga menyarankan kita untuk jauh-jauh dari tiram Rocky Mountain. Bahan masakan tersebut kadang kala dibuat dengan testis mamalia, paling sering dari sapi jantan, banteng, babi atau juga domba.

4. Hindari Makanan Olahan Rendah Lemak yang Justru Kaya Gula


Hindari Makanan Olahan Rendah Lemak yang Justru Kaya Gula

Saat ditanya mengenai makanan apa yang tak akan pernah ia sentuh, Chef Kanada terkenal, Michael Smith menyatakan bahwa itu adalah makanan olahan di toko serba ada. Ia membeberkan bahwa hampir semua penyebab kematian berkaitan dengan makanan olahan.

Michael juga menyatakan bahwa salah satu kebohongan makanan olahan di toko serba ada adalah tentang rendah lemak. Makanan dengan label rendah lemak tidak lantas menjadi makanan yang sehat untuk dikonsumsi. Menurut Michael, rendah lemak berarti memiliki gula olahan yang tinggi.

5. Jangan Makan Olahan Ikan Apapun di Restoran pada Hari Senin


Jangan Makan Olahan Ikan Apapun di Restoran pada Hari Senin

Sama halnya dengan saran untuk tidak mengonsumsi tiram mentah, himbauan untuk tidak makan ikan di restoran ini juga patut dipercaya. Menurut keterangan beberapa chef, toko ikan segar akan tutup selama akhir pekan. Jika kamu memesan ikan di restoran pada hari Senin, hampir bisa dipastikan bahwa ikan yang kamu makan tersebut bukanlah ikan segar.

Dalam bukunya, almarhum koki hebat, Anthony Bourdain menyatakan bahwa ia tidak pernah memesan ikan pada hari Senin. Berdasarkan keterangannya, ikan yang disajikan pada hari Senin bisa saja merupakan produk yang berasal dari 4 hingga 5 hari yang lalu.

6. Foie Gras, Makanan Lezat dan Mewah yang Banyak Dikecam


Foie Gras, Makanan Lezat dan Mewah yang Banyak Dikecam

Foei gras merupakan salah satu produk makanan mewah yang terbuat dari hati bebek atau angsa yang telah digemukkan secara khusus. Pemaksaan inilah yang membuat banyak orang menentang konsumsi foei gras.

Salah satunya adalah seorang jurnalis dan penulis makanan, Nigella Lawson. Ia bahkan sangat marah saat dikabarkan telah membeli foei gras hingga menelpon pengacaranya untuk mengklarifikasi berita miring tersebut.

Ya, foei gras ini memang sudah menjadi makanan ilegal di Inggris. Meskipun demikian, penjualannya masih belum ilegal. Dianggap tidak bermoral, pemaksaan pemberian makan untuk menggemukkan hati angsa atau bebek yang akan disantap juga dianggap keji.

7. Gordon Ramsay Tak Pernah Mau Mengonsumsi Makanan di Pesawat


Gordon Ramsay Tak Pernah Mau Mengonsumsi Makanan di Pesawat

Chef kelas dunia, Gordon Ramsay, merekomendasikan makanan yang patut dihindari banyak orang. Ia menyebutkan bahwa makanan tersebut salah satunya adalah yang disajikan di dalam pesawat.

"Aku tidak akan pernah mau menyentuh apalagi mengonsumsi makanan di pesawat," ujar Gordon. "Aku bekerja untuk sebuah maskapai penerbangan selama 10 tahun, jadi aku tahu di mana makanan ini dan ke mana perginya, dan berapa lama waktu yang dibutuhkan sebelum makanan tersebut di hidangkan di pesawat.".

Selain Gordon, ada Mellissa Biggs Bradley, pendiir firma travel Indagare yang menganjurkan kita untuk tidak makan apapun di pesawat. Berdasarkan pengalamannya, para pramugari pun tidak pernah makan apapun di pesawat.

Ternyata, hal tersebut berkaitan dengan jet lag yang bisa saja kita alami sebagai akibatnya. Para pramugari ini percaya bahwa pada ketinggian, sistem pencernaan akan melambat. Hal itu membuat sistem peneceraan harus memulai kembali yang bisa membuatmu merasa lelah. Sebaliknya, mereka hanya berusaha terhidrasi dengan baik dan baru makan ketika pesawat sudah mendarat.

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait