Turnya Harus Diundur, Nicki Minaj Tuduh Manajer Travis Scott Lakukan Sabotase
Getty Images
Musik

Nicki menuduh manajer Travis telah menyebarkan isu bahwa penjualan tiket turnya tidaklah laku.

WowKeren - Awal pekan ini, Nicki Minaj diketahui mengatur jadwal ulang tur Amerikanya, "NickiHndrxx Tour". Tur untuk mendukung promosi album "Queen" tersebut awalnya akan digelar pada 21 September di Baltimore, Maryland, namun kini diundur hingga Mei 2019.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kabar pengunduran ini memang disebut-sebut lantaran rendahnya penjualan tiket. Bahkan pihak promotor Live Nation menyebut bahwa tur Nicki bisa menjadi penjualan tiket paling mengecewakan tahun ini.

"Tur ini akan diselenggarakan di arena besar dengan kapasitas hingga 20 ribu orang. (Tapi) penjualan untuk pembukaan malam di Baltimore hanya 2.000 tiket. LA 3.400, New Orleans 1.000, Denver 1.300, Chicago 3.900. Bahkan di kampung halamannya Brooklyn hanya 5.050," ungkap pihak promotor.

Menanggapi rumor tersebut, pihak Nicki pun cukup merasa berang. Bahkan baru-baru ini, pelantun "Chun-Li" itu menuduh Iriving Azoff, salah satu manajer Travis Scott adalah dalang di balik pengunduran turnya.

Tuduhan tersebut dilayangkan Nicki melalui acara radio Beats 1 belum lama ini. Dalam acara tersebut, Nicki menuduh Iriving telah menyabotase turnya dengan menyebarkan isu bahwa penjualan tiket tur itu tidaklah laku.


"Bedebah hari ini ialah Irving Azoff," kata Nicki dalam siaran radionya. "Dan aku akan mengatakan kepada kalian alasannnya. Dia mencoba untuk melakukan kampanye kotor atas turku, dan menghubungi orang di media untuk menyebarkan hal negatif tentang turku."

Dilansir Variety pada Sabtu (25/8), Nicki juga sempat menyebut bahwa Iriving memiliki pengaruh di salah satu laman penjualan tiket, yakni Ticketmaster. Iriving memang diketahui pernah menjadi CEO Tickemaster dan Live Nation hingga mengundurkan diri lebih dari lima tahun lalu.

"Semoga Tuhan bersamamu, Irving. Menjijikkan melihat apa yang telah orang-orang seperti ini lakukan kepadamu secara sistematis," lanjut Nicki.

Irving Azoff sendiri dikenal sebagai eksekutif di bidang hiburan dan pendiri Full Stop Management yang membawahi sejumlah artis ternama. Selain Travis, beberapa artis yang berada di bawah naungannya adalah Harry Styles, Christina Aguilera, Thirty Seconds to Mars, Gwen Stefani, serta Bon Jovi.

Di sisi lain, sebelum menuduh Irving Azoff atas pemunduran tanggal turnya, Nicki memang sempat terlibat cekcok dengan Travis dan kekasihnya, Kylie Jenner. Hal ini lantaran rapper wanita tersebut melayangkan sindiran atas album terbaru Travis, "Astroworld" yang memuncaki chart Billboard 200. Dalam sindirannya, Nicki mengklaim bahwa Travis hanyalah memanfaatkan popularitas Kylie untuk mendongkrak karier musiknya.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait