Bukan karena persaingan, rupanya inilah alasan utama produser Simon Kinberg memundurkan perilisan 'Dark Phoenix'.
- Luthfiatun Nisa
- Jumat, 05 Oktober 2018 - 13:00 WIB
WowKeren - Pekan lalu Fox baru saja mengejutkan penggemar dengan mengumumkan mundurnya jadwal perilisan sejumlah proyek terbaru mereka. Salah satunya adalah "Dark Phoenix".
Baru saja membagikan trailer pada akhir bulan lalu, film yang dibintangi oleh Sophie Turner ini justru dikabarkan harus melakukan proses syuting ulang. Jika sebelumnya "Dark Phoenix" bakal dirilis pada 14 Februari, kini film tersebut justru dimundurkan menjadi 7 Juni 2019.
Banyak yang menyangka bahwa mundurnya jadwal perilisan ini lantaran pihak Fox takut jika "Dark Phoenix" kalah saing apabila masih membidik tanggal perilisan awal. Menanggapi simpang siur ini, akhirnya produser Simon Kinberg pun angkat bicara.
Dilansir Digital Spy pada Jumat (5/10), Simon mengatakan bahwa pihak produksi telah mengkaji dan menimbang mengenai jadwal rilis di bulan Februari, serta membandingkannya dengan bulan Juni. Keputusan pengunduran ini diambil dengan pertimbangan bahwa di bulan Juni mereka dapat lebih banyak menjaring penonton.
Selain itu, kesempatan untuk merilis "Dark Phoenix" di negara Cina juga lebih besar untuk pasar globalnya. Satu alasan lagi adalah proses penyuntingan visual effect yang belum sepenuhnya siap untuk disajikan kepada penonton.
"Kami membandingkan tanggal tersebut (7 Juni) dengan tanggal 14 Februari, kami merasa bahwa bulan Juni itu adalah kesempatan yang besar bagi kami secara global. Kesempatan yang lebih baik untuk menayangkannya di Cina di mana film-film ini memiliki banyak penggemar," ungkap Simon.
Di sisi lain, ini bukanlah pertama kalinya Fox mengundurkan jadwal rilis "Dark Phoenix". Sebelum dirilis pada 14 Februari 2019, awalnya film ini direncanakan akan ditayangkan pada 2 November 2018. Namun mundurnya jadwal rilis film ini sepertinya mengindikasikan bahwa Fox percaya diri untuk bersaing dengan film lainnya.
Terlepas dari hal tersebut, "Dark Phoenix" akan menampilkan kisah 10 tahun usai kejadian di "X-Men: Apocalypse" yang dirilis pada tahun 2016 lalu. para mutant X-Men akan menjadi superhero dan dikirim ke misi berbahaya oleh Profesor X (Charles Xavier).
(wk/luth)