Prilly rela mengambil les matematika di waktu istirahatnya untuk mendapat nilai yang memuaskan.
- Wahyu
- Kamis, 01 November 2018 - 15:59 WIB
WowKeren - Nama Prilly Latuconsina pasti sudah tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Berkarier sejak tahun 2009, nama Prilly melambung kala membintangi sinetron "Ganteng-Ganteng Serigala" bersama Aliando.
Sukses berkarier di dunia hiburan, Prilly pun mulai merambah ke dunia bisnis. Di usianya yang masih terbilang muda, 21 tahun, Prilly sudah memiliki lima produk dibawah namanya.
Selain bisnis kue kekinian, Prilly juga membuat restoran kuliner pedas. Bisnis minuman sehat dan baju pun dimilikinya. Gadis yang baru saja merayakan ulang tahun ke-22 tersebut tampaknya juga masih memiliki rencana untuk melebarkan sayap bisnisnya.
Meski disibukkan oleh berbagai aktivitasnya sebagai aktris dan pebisnis, Prilly ternyata tidak pernah menomorduakan pendidikannya. Saat ini Prilly tengah menempuh pendidikan di London School of Public Relations dan sedang menjalani semester keempat.
Saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada 31 Oktober 2018, Prilly menceritakan perkembangan kuliahnya. Ia menjelaskan bahwa proses perkuliahannya berjalan lancar.
"Kuliah lancar, IP lancar, lancar sih semuanya Alhamdulillah," ujar Prilly. Ia pun lantas mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengetahui trik-trik untuk terus bekerja sambil tetap mempertahankan prestasi akademisnya.
"Udah tau aku gimana cara triknya luangin waktu kalau dulu kan awal-awal agak susah," tutur Prilly. "Sekarang udah ngerti 'oh gini nih caranya bagi waktu, cara ngerjain tugas biar keburu'."
Demi mempertahankan prestasinya, Prilly mengikuti les matematika. Ia juga menggunakan waktunya seefektif mungkin belajar dan mengerjakan tugas.
"Percaya nggak percaya di waktu istirahat aku les matematika," terang Prilly. "Jadi break makan siang les, break makan malam ngerjain tugas."
Les matematika ini diambil agar ia bisa lebih memahami data statistik. Prilly berusaha sebaik mungkin untuk mendapatkan nilai bagus lewat les tersebut.
"Les statistik," jelas pemain film "Danur" tersebut. "Kan di PR (Public Relation, red) juga ada statistik untuk masukin data ngitung-ngitung data ngitung tabel frekuensi nah aku kan maunya perfect di semuanya, ya les lagi supaya bagus nilainya."
(wk/wahy)