Kartika Putri juga mengaku melakukan perawatan terhadap alisnya saat masih belum hijrah dulu.
- Eva Ayu Rahmawati
- Kamis, 01 November 2018 - 17:59 WIB
WowKeren - Penampilan selebriti Tanah Air tak pernah luput dari perhatian publik, terutama pengguna media sosial. Kartika Putri menjadi salah satu artis yang sering kali dikomentari mengenai penampilannya, tiap kali mengunggah foto di Instagram.
Banyak netter yang mengomentari alis Kartika yang dinilai aneh lantaran terlalu tebal. Kali ini, istri Habib Usman bin Yahya tersebut pun memberikan tanggapannya mengenai kritikan publik terhadap alisnya.
"Iya kadang-kadang bosen gitu ngejawabnya, awal-awal aku masih ramah ngejawabnya," ujar Kartika salam tayangan YouTube belum lama ini. "Sekarang kayak lebih pura-pura enggak baca."
Selain itu, Kartika juga mengaku bahwa ia gemar melakukan sulam alis sebelum hijrah dulu. Artis berusia 27 tahun ini pun baru mengetahui bahwa dalam agamanya hal tersebut dilarang setelah hijrah.
"Kalau dulu kan emang pernah disulam pada saat zaman jahiliyah, karena enggak tahu kalau sulam (alis) itu enggak boleh," ungkap Kartika. "Dan pada saat itu disulam kan biar enak nyukurnya soalnya udah ada garis."
Setelah hijrah, Kartika pun menyesali perbuatannya dan sungguh-sungguh bertobat. Pemain film "The Secret: Suster Ngesot Urban Legend" ini juga telah meminta maaf dan tak mau lagi menyulam alisnya.
"Nah pada saat hijrah, ternyata aku tanya sama beberapa ustaz kalau seandainya laser lebih menyakitkan, salat taubatan aja, taubatan nasuha," jelas Kartika. "Enggak akan lagi yang namanya sulam karena kan lambat laun akan hilang."
Lebih lanjut, Kartika juga menjelaskan bahwa alisnya terlihat tebal karena bekas sulaman belum hilang sepenuhnya. Namun, Kartika enggan kembali mencukur bulu-bulu alis maupun di bagian wajahnya yang lain.
"Nah, sekarang nih emang udah gondrong, jadi kelihatannya ini penuh banget. Emang buluan dulu semuka, dilaserlah bulu yang di jidat, kumis," papar Kartika. "Nah, ini karena udah enggak boleh dicukur, katanya hukumnya kan haram jadi ya udah."
(wk/evaa)