Simak pernyataan sang sahabat soal permintaan terakhir Pretty Asmara sebelum meninggal berikut ini.
- Nur Khotimah
- Senin, 05 November 2018 - 16:05 WIB
WowKeren - Kabar cukup mengejutkan datang dari Pretty Asmara yang tengah menjalani masa hukuman akibat kasus narkoba. Sempat dirawat, Pretty akhirnya menghembuskan napas terakhirnya pada Minggu (4/11) diduga akibat infeksi paru-paru dan infeksi hati yang dideritanya.
Duka mendalam dirasakan oleh para sahabat atas kepergian Pretty Asmara. Salah satunya adalah Ade Nurul yang sudah bersahabat dengan Pretty Asmara selama 20 tahun. Ade Nurul menceritakan keinginan sang sahabat yang belum terkabul, yakni untuk segera bebas dari penjara.
"Satu keinginan dia yang belum terkabul adalah dia akan keluar karena tidak salah, dia akan pulang secepatnya," kata Ade Nurul kepada media pada Minggu (4/11). Sahabat Pretty yang lain, Rita, juga memohon maaf atas segala perbuatan sang sahabat semasa hidupnya.
"Buat yang pernah mengenal Pretty, kami sahabat-sahabatnya Pretty mohon maafkan segala kesalahn baik disengaja maupun tidak," ujar Rita. "Mungkin ada utang piutang ataupun yang belum terbayarkan oleh Pretty mohon diikhlaskan. Semoga Almarhumah tenang, Dian Pretty Asmara binti Paiman khusnul khotimah."
Sementara itu, Dokter Daniel yang menangani Pretty Asmara sebelum meninggal pun sudah buka suara perihal meninggalnya sang artis. Dokter Daniel menjelaskan bahwa aktris yang meninggal di usia 41 tahun itu mengalami beberapa penyakit sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhirnya pada Minggu (4/11).
"Jadi, waktu diperiksa diduga ada gangguan pada paru-paru. Jadi, besoknya kami kasih oksigen waktu itu. Tahap pertama, kasih infus kemudian rawat inap," ungkap Dokter Daniel. "Besoknya diperiksa dokter spesialis, itu ada pembesaran di hati. Ada gangguan fungsi hati juga, selain gangguan fungsi paru."
Tak hanya itu, Pretty juga diminta untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. Ini karena dokter menemukan ada penimbunan cairan di antara paru-paru dengan pembungkus paru-paru Pretty. Sayangnya sebelum hasil pemeriksaan itu keluar, Pretty meninggal dunia.
"Tapi, belum keluar hasil pemeriksaannya, meninggal. Jadi di sini keadaannya sudah mulai membaik," jelas Dokter Daniel lagi. "Tiba-tiba semalam drastis penurunannya, kami pasang oksigen. Pasien sudah gelisah, terus dicabut oksigennya. Beberapa kali dipasang oksigennya, dicabut lagi. Enggak lama, jam 06.55 WIB menghembuskan nafas terakhir."
(wk/nur2)