Kevin Feige Sebut Quantum Realm Sangat Penting Bagi Masa Depan MCU
Marvel
Film

Kevin menegaskan jika Quantum Realm adalah keseluruhan teritori yang berbeda dan bisa dimasukkan dalam film MCU lainnya.

WowKeren - Para pecinta film MCU tentunya sudah tak asing lagi dengan istilah Quantum Realm yang pertama kali diperkenalkan di film "Ant-Man" pada tahun 2015 lalu. Quantum Realm pun juga semakin dieksplorasi lebih dalam pada sekuelnya, yaitu "Ant-Man and The Wasp".

Seperti yang dijelaskan oleh karakter Dr. Hank Pym (Michael Douglas), Quantum Realm merupakan sebuah dimensi dimana semua konsep waktu dan ruang menjadi tidak relevan ketika seorang makhluk hidup mengecil menjadi partikel sub-atomik. Hank sendiri dikisahkan secara tidak sengaja menemukan Quantum Realm saat sedang melakukan uji coba dengan Pym Particles.


Dalam film "Ant-Man and The Wasp", Hank Pym diceritakan masuk ke dalam Quantum Realm untuk menemukan istrinya, Janet Van Dyne (Michelle Pfeiffer) yang telah terjebak selama puluhan tahun dalam dimensi itu. Hank dan putrinya, Hope Van Dyne (Evangeline Lilly) yang telah sekian lama mempelajari Quantum Realm akhirnya berhasil membawa Janet kembali.

Namun kala Scott Lang (Paul Rudd) masuk ke dalam dimensi tersebut untuk mengambil energi di dalamnya, ia justru terjebak lantaran keluarga Pym menjadi korban dari jentikan jari Thanos (Josh Brolin), merujuk pada koneksi film ini dengan "Avengers: Infinity War". Alhasil, penggemar pun mulai berspekulasi bahwa Quantum Realm sengaja digambarkan sebagai elemen penting yang nantinya bakal dimunculkan kembali di "Avengers 4" mendatang.

Menanggapi spekulasi ini, akhirnya Presiden Marvel Studios yakni Kevin Feige mengkonfirmasi bahwa Quantum Realm memang akan memiliki peran penting dalam MCU kedepannya. "Di akhir 'Ant-Man' kita mengikuti Scott Lang masuk ke dunia Quantum untuk pertama kali. Kita mulai membuka lapisan pertama yang kemudian dibuka seluruh lapisannya dalam film 'Doctor Strange' saat kita pergi ke multiverse. Jadi itu adalah sebuah tes kecil yang kami lakukan," ungkap Kevin dilansir Screen Rant pada Jumat (10/11).

Lebih lanjut, Kevin menegaskan bahwa Quantum Realm merupakan keseluruhan teritori yang berbeda dan bisa dimasukkan dalam film MCU lainnya. "Quantum Realm ini lebih luas daripada yang kita bayangkan, dan ada banyak petualangan disana, yang mana kemungkinan kami akan eksplor lebih jauh lagi dalam film," lanjutnya.

Tentunya ucapan Kevin ini semakin memancing rasa penasaran penggemar terkait bagaimana cara para Avengers yang tersisa untuk memanfaatkan Quantum Realm guna mengalahkan Thanos. Meski demikian, pernyataan ini dinilai tak terlalu mengejutkan, mengingat bahwa sebelumnya Quantum Realm memang diagadang-gadang sebagai salah satu elemen penting yang akan digunakan untuk melakukan time travel.

Teori mengenai time travel ini bermula saat beberapa waktu lalu foto set syuting "Avengers 4" menunjukkan bahwa adegan ikonik "Battle of New York" akan dibuat ulang. Tentunya para penggemar film-film MCU mengetahui bahwa adegan tersebut terjadi pada film pertama "The Avengers" yang dirilis pada 2012 lalu.

Meski demikian, para penggemar harus bersabar untuk memastikan kebenaran teori tersebut. Pasalnya, "Avengers 4" sendiri baru akan menyapa pada 3 Mei 2019 mendatang.

You can share this post!

Related Posts
Loading...