Komentari masalah Little Mix, jurnalis Piers Morgan menuding Ariana dan penyanyi muda lain lebih banyak menjual album lewat sensualitas.
- Luthfiatun Nisa
- Jumat, 23 November 2018 - 14:32 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan perseteruan yang terjadi antara Little Mix dengan jurnalis kenamaan Piers Morgan. Hal ini lantaran foto telanjang Little Mix untuk single "Strip" dituding mencuri ide dari grup country Dixie Chicks.
Pada tahun 2003 silam, Dixie Chicks diketahui pernah berpose telanjang di sampul majalah Entertainment Weekly. Kala itu, grup beranggotakan tiga personel tersebut menuliskan sejumlah kata positif di sekujur tubuh mereka, seperti "Hero", "Peace", "Brave", dan lain sebagainya.
Sementara Little Mix sendiri mengusung konsep yang berbeda dengan menuliskan berbagai kalimat cacian yang sering dilontarkan haters pada mereka. Grup yang digawangi oleh Perrie Edwards cs tersebut membubuhkan tulisan-tulisan seperti, "Fat", "Talentless", "Ugly", dan berbagai kalimat negatif lain di tubuh mereka.
Menanggapi hal ini, rupanya ibu Ariana Grande, yakni Joan Grande turut berkomentar. Melalui akun Twitter miliknya, Joan mengatakan bahwa Piers tak seharusnya memberikan komentar jahat sedemikian rupa.
"Sejujurnya apa yang salah denganmu @piersmorgan? Apakah ibumu tak mengajarkan kalau kau tak punya hal bagus untuk dikatakan, jangan katakan apa-apa!," cuit Joan.
Honestly what is wrong with you @piersmorgan ? Didn’t your mother ever teach you, if you have nothing nice to say, don’t say it! You came for @TheEllenShow yesterday which was disgraceful, she is an angel. @LittleMix today, did you ever hear of paying homage? And..well never mind https://t.co/5WBOlL8t6O
— Joan Grande (@joangrande) 21 November 2018
Bahkan wanita paruh baya itu juga kembali mengungkit perilaku Piers kala hadir di acara milik Ellen DeGeneres. "Kau datang kemarin di @TheEllenShow yang mana tidak menyenangkan, dia (Ellen Degeneres) itu seorang malaikat. Lalu hari ini @LittleMix, apakah kau tidak pernah mendengar soal menghormati? Dan.. sudahlah, lupakan saja," pungkasnya.
Konflik ini pun makin memanas saat Piers kembali menimpali cuitan Joan. Kali ini, ia melibatkan nama Ariana di dalamnya. Dalama cuitan terbarunya, Piers mengatakan bahwa Ariana dan para penyanyi muda lain lebih banyak menjual album lewat sensualitas.
Hi Joan, my mother taught me to speak my mind & never be afraid to express honestly held opinion.
— Piers Morgan (@piersmorgan) 21 November 2018
Ellen's a hypocrite - and as for Little Mix, I'd just prefer they use their talent to sell records rather than their nudity.
As your own daughter does...! https://t.co/nCQAsIgoVG
"Hai Joan, ibuku mengajariku untuk berbicara sesuai yang kupikirkan dan tak takut untuk mengekspresikan opini jujurku. Ellen adalah seorang munafik, dan untuk Little Mix, aku lebih memilih mereka menggunakan talenta untuk menjual rekaman daripada ketelanjangan. Sama seperti yang dilakukan putrimu!" sindirnya.
Tak terima, akhirnya Ariana pun turut berkomentar. "Ellen itu luar biasa dan sangat baik.. Aku menggunakan talenta DAN seksualitas setiap waktu karena aku sendiri memilihnya demikian," tulis Ariana pada akun Twitter miliknya.
Ellen is an incredible & kind human being.. I use my talent AND my sexuality all the time because i choose to. women can be sexual AND talented. naked and dignified. it’s OUR choice. 🖤 & we will keep fighting til people understand. i say this w all due respect but thank u, next. https://t.co/wSknRSlJN8
— Ariana Grande (@ArianaGrande) 21 November 2018
"Wanita bisa menjadi seksual DAN bertalenta. Telanjang dan bermartabat. Itu pilihan KAMI, dan kami akan tetap berjuang sampai orang mengerti. Saya mengatakan ini semua dengan hormat," sindirnya.
Hingga saat ini, banyak penggemar yang mengaku kecewa terhadap cuitan Piers dan mendukung Ariana serta Little Mix. Bagi mereka, rasanya tak pantas seorang lelaki seperti Piers menuliskan kalimat kebencian seperti itu pada musisi muda bertalenta seperti Ariana dan Little Mix.
(wk/luth)