Tak hanya Jason Momoa, Amber Heard juga mengaku kesulitan bergerak dalam balutan kostumnya.
- Luthfiatun Nisa
- Rabu, 28 November 2018 - 08:59 WIB
WowKeren - "Aquaman" diketahui baru saja melakukan proses penayangan perdana pada Senin (26/11) malam lalu di Cineworld Leicester Square, Inggris. Dalam acara ini, sejumlah kritikus film memberikan ulasan yang cukup positif untuk film garapan James Wan tersebut. Bahkan film yang mengisahkan dunia bawah laut ini disebut-sebut sebagai salah satu karya terbaik yang pernah dibesut oleh DCEU.
Terlepas dari hasil gemilang yang bakal disajikan dalam "Aquaman", rupanya beberapa pemeran yang terlibat dalam film ini memiliki pengalaman tersendiri saat melakoni proses produksi. Salah satunya adalah sang bintang utama, Jason Momoa.
Memerankan karakter Aquaman, tentunya Jason diwajibkan mengenakan kostum khusus milik sang superhero. Kostum berwarna emas-hijau tersebut didesain sesuai dengan versi komik, dengan aksen serupa sisik ikan guna memberikan nuansa lautan yang begitu kental.
Namun rupanya, kostum ketat tersebut membuat Jason mengalami kesulitan saat melakukan beberapa hal. Salah satunya adalah buang air. "Terlihat mudah untuk buang air ketika memakai kostum itu. Tapi sebenarnya tidak sama sekali," ungkap Jason. "Dan ketika kalian ingin buang air besar, itu adalah tantangan tersendiri. Kalian harus bisa menahan itu."
Sepakat dengan ucapan Jason, Amber Heard selaku pemeran Lady Mera pun mengeluhkan hal yang sama. Dalam film ini, Amber harus memakai kostum berwarna hijau dengan tekstur sisik ikan. "Desain kostum kami sangat rumit. Kalian harus bergerak dengan kostum itu, bernapas dalam kostum itu dan hidup dalam kostum itu," tutur Amber dilansir Entertainment Weekly pada Rabu (28/11).
Terlepas dari hal tersebut, "Aquaman" sendiri akan fokus mengisahkan perebutan takhta di Kerajaan Atlantis antara Aquaman alias Arthur Curry dengan Orm Marius (Patrick Wilson). Di mana Lady Mera, seorang putri dari Xebel, salah satu dari tujuh kerajaan bawah laut Atlantis berusaha keras meyakinkan Arthur untuk mengklaim takhtanya sebagai Raja. Meskipun awalnya merasa enggan, akhirnya Arthur setuju untuk menantang Orm dan melindungi orang-orang yang dicintainya.
Perjalanan Aquaman untuk menjadi Raja di Kerajaan Atlantis akan menjadi garis besar kisah film ini. Seiring dengan berjalannya waktu, ia harus menghadapi berbagai tantangan dari luar seperti "pemberontakan" Orm dan pergumulan dirinya yang masih mempunyai darah manusia.
Sebagai satu-satunya film DCEU yang dirilis pada tahun 2018, tentunya Warner Bros dan DC Films ingin menjadikan "Aquaman" sebagai pembuka kesuksesan untuk proyek lainnya, seperti "Shazam!", hingga "Wonder Woman 1984" yang membidik perilisan di tahun 2019. Disutradarai oleh James Wan, rencananya film ini akan dirilis pada 21 Desember mendatang.
(wk/luth)