Tiba-Tiba Meninggal Dunia, Sahabat Kenang Sosok Sutradara Kondang Ali Shahab
Selebriti

Joko Anwar dan sejumlah sahabat almarhum menceritakan soal sosok Ali Shahab semasa hidup, simak berikut ini.

WowKeren - Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Salah satu sutradara kondang, Ali Shahab meninggal dunia pada Selasa (25/12) sekitar pukul 15:00 WIB. Sutradara film legendaris "Beranak Dalam Kubur" itu meninggal dunia di usia 77 tahun akibat sesak nafas.

Pihak keluarga menegaskan bahwa Ali Shahab tidak memiliki riwayat sakit sebelum menghembuskan napas terakhirnya. Tak heran jika kepergiannya pada Selasa sore kemarin membuat pihak keluarga dan kerabat kaget. "Enggak ada sakit, tiba-tiba saja (meninggal)," kata Yonna Kamarullah saat dihubungi media, Selasa (25/12).

Kepergian Ali Shahab yang mendadak ini pun meninggalkan banyak kenangan bagi para sahabat serta kerabatnya. Termasuk bagi Yonna dan Diding Boneng yang mengaku mendapat banyak pelajaran dari sosok mendiang Ali Shahab. Yonna mengatakan bahwa dirinya banyak belajar akting dari sutradara film milik Suzanna tersebut.

"Luar biasa sekali. Sutradara sekaligus guru. Saya dididik sama dia. He's so famous but humble," lanjut Yonna. "Saya melihat Bang Ali merasa kehilangan benar karena dia orang yang luar biasa disiplin, dia guru saya. Dia banyak banget mendidik saya tentang kesenian dan film," timpal Diding Boneng dalam kesempatan yang sama.


Rasa kehilangan juga dirasakan oleh Joko Anwar. Sutradara film hits "Pengabdi Setan" ini menganggap bahwa Ali Shahab merupakan sosok sutradara yang sangat berpengaruh dalam industri perfilman Tanah Air. Dimana mendiang Ali Shahab mampu melahirkan karya-karya yang luar biasa semasa hidupnya.

"(Dengan meninggalnya Ali Shahab) Indonesia berarti kehilangan sutradara senior yang karya-karyanya legendaris. Dia bukan cuma sutradara senior, dia sutradara yang mampu membuat film-film populer," kata Joko Anwar seperti dilansir detikHot, Rabu (26/12). Sutradara kelahiran 1976 itu pun menyebutkan sejumlah karya Ali Shahab yang patut dicontoh oleh insan perfilman Tanah Air.

"'Beranak Dalam Kubur' sampai sinetron 'Rumah Masa Depan', karya beliau jadi sesuatu yang ditunggu- tunggu," lanjut sutradara sekaligus penulis itu. "Saya rasa sosok beliau (Ali Shahab) adalah sosok sutradara yang harus dicontoh film maker zaman sekarang."

Sementara itu jenazah Ali Shahab saat ini masih disemayamkan di rumah duka di kawasan Kwitang, Jakarta. Rencananya, jenazah almarhum baru akan dimakamkan pada hari ini, Rabu (26/12) di kawasan Kalibata, Jakarta.

(wk/nur2)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!