Prilly Latuconsina berkunjung ke sekolah darurat MIS Alkhairat di Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (23/1).
- Wahyu
- Kamis, 24 Januari 2019 - 10:14 WIB
WowKeren -
Prilly Latuconsina baru saja mengikuti kegiatan sosial menyambangi korban bencana di Palu. Ia menyempatkan diri untuk singgah di sekolah darurat MIS Alkhairat di Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (23/1). Kedatangan Prilly disambut meriah oleh warga dan sekitar 90 murid yang berada di tenda darurat.
Perasaan senang bercampur gugup sempat dirasakan oleh kekasih Maxime Bouttier ini. Bahkan, ia sempat merasa khawatir apakah dirinya bisa menghibur anak-anak tersebut.
"Semoga mereka senang dengan adanya kehadiran aku," kata Prilly ditemui di MIS Alkhairat, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (23/1). "Soalnya aku ngerti banget perasaan mereka, gempa, trauma apalagi mereka masih kecil."
Dalam kunjungannya, pemain sinetron "Ganteng-ganteng Serigala" ini melakukan beragam aktivitas bersama para murid. Prilly bahkan sempat mendongeng bersama relawan lain.
Saat mendongeng, Prilly berperan sebagai serigala yang mengejar tikus. Perempuan berusia 22 tahun itu tampak menikmati perannya. "Aku sudah lama enggak jadi serigala. Aku sudah lupa jadi serigala. Aku bagus enggak jadi serigala?" kata Prilly sambil menyapa anak-anak.
Prilly juga memberikan motivasi kepada anak-anak korban bencana untuk bermimpi dan berani menggapai cita-cita. Ia menyemangati anak-anak supaya rajin belajar, tidak malas dan patuh kepada orangtua serta guru.
"Kalian harus rajin belajar, nurut sama ibu-ibu guru di sini," kata Prilly. "Enggak boleh malas-malasan dan rajin membaca buku."
Tak hanya itu, Prilly juga mengingatkan anak-anak untuk tidak lupa berdoa kepada Tuhan. Sebab manusia bisa berusaha, tapi Tuhan jugalah yang menentukan.
"Karena kalau kita berusaha, kita belajar, tapi Allah tidak menghendaki, kita bisa enggak menggapai cita-cita kita? Enggak bisa," ujar Prilly. "Jadi abis belajar, sudah kita berusaha, sudah kita berani, kita harus tetap minta kepada Tuhan."
Sekolah darurat MIS Alkhairat merupakan bangunan sementara hasil kolaborasi Shopee dan Rumah Zakat. Sekolah itu memiliki tiga kelas untuk menampung siswa kelas satu sampai kelas enam. Saat ini, jumlah siswa yang belajar di sana mencapai 90 murid.
(wk/wahy)