JK menuturkan bahwa pembagian kursi di kementerian merupakan hak prerogatif presiden dengan mempertimbangkan kontribusi parpol.
- Wahyu
- Rabu, 30 Januari 2019 - 10:56 WIB
WowKeren - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyoroti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mengharapkan sepuluh kursi menteri saat Joko Widodo alias Jokowi menang Pilpres. JK kemudian menjelaskan tentang proporsi pembagian kursi di kementerian.
Dalam kementerian, posisi kementerian dibagi dua antara profesional dengan politisi. Saat ini, untuk politisi ada sebanyak 16-17 kursi. Sehingga, jika PKB meminta sepuluh maka JK mempertanyakan bagaimana nasib politisi lainnya.
"Dalam kabinet seperti sekarang dan yang akan datang, itu (posisi menteri) antara profesional dan politisi itu dibagi dua. Kurang lebih dibagi dua, jadi sekarang ini yang politisi kira-kira 16-17 lah, setengahlah," jelas JK di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (29/1). "Kalau ada partai yang mau 10, yang lain dapat apa?"
JK menegaskan bahwa semua partai politik koalisi seharusnya berjuang sekuat tenaga untuk memenangkan Paslon jagoannya. Sehingga, ia meminta pada partai pendukung Capres untuk lebih bijaksana dalam meminta jatah kursi.
Memang kursi di kementerian akan diberikan pada parpol pendukung tergantung pada kontribusi partai tersebut dalam memenangkan Paslon. Walau begitu, JK menilai bahwa permintaan atas sepuluh kursi adalah hal yang berlebihan.
"Memang ada juga tentu partai-partai dengan kursi yang banyak diberikan kursi yang cukup," papar JK. "Yang lebih baiklah, tergantung partainya nanti mendukung. Tapi kalau 10 ya tentu berlebihan lah."
JK menuturkan bahwa pembagian kursi di kementerian akan diberikan kepada siapa, itu merupakan hak prerogatif presiden. Tentu saja, dalam pembagian tersebut presiden akan mempertimbangkan sejauh mana perjuangan suatu parpol untuk memenangkannya.
"(Kursi menteri) otomatis hak prerogatif presiden tentu," tegas JK. "Tapi pak presiden akan pertimbangkan sejauh mana upaya partai itu memenangkan presiden yang terpilih, selalu begitu."
Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyampaikan harapannya untuk mendapat sepuluh kursi menteri bagi partainya. Hal itu ia sampaikan saat bertemu dengan jemaah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di kompleks DPR Jakarta Pusat.
Saat ini, sudah ada empat kursi menteri yang diduduki oleh politisi asal PKB. Mereka adalah Menaker Hanif Dhakiri, Menpora Imam Nahrawi, Mendes Eko Putro Sandjojo, dan Menristek Dikti M Nasir.
(wk/wahy)