Meski putra sulung masih berusia 24 tahun, namun orangtua Atta Halilintar aktif mencarikannya jodoh.
- Intan Novela Setya Monikasari
- Kamis, 21 Februari 2019 - 12:06 WIB
WowKeren - Atta Halilintar terus menuai prestasi dalam kariernya sebagai content creator. Usai mendapat 10 juta subscriber, dalam waktu 2 minggu pengikut kanal YouTube milik Atta kemudian mencapai 11 juta.
Hal tersebut mengantarkan Atta sebagai YouTuber dengan jumlah subscriber terbanyak di Indonesia dan Asia Tenggara. Membuat putra sulung Gen Halilintar ini mendapat penghargaan tertinggi dari YouTube berupa Diamond Play Button.
Tentunya ada rahasia di balik kesuksesan pria berusia 24 tahun tersebut. Dibeberkan oleh orangtuanya, Atta rupanya memiliki pergaulan yang sangat luas. Baik dalam maupun luar negeri.
Ayah Atta, Halilintar Anofial Asmid menyebut anaknya memang memiliki sosialisasi tinggi. "Beuh, Atta sosialisasi tingkat tinggi, ungkap Ayah Atta, ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selata, pada Rabu (20/2), seperti dilansir dari Grid.id.
Senada dengan suaminya, Lenggogeni Faruk ibu Atta juga menjelaskan jika putra sulungnya itu sempat menjadi kapten sepak bola. Keluarga Gen Halilintar tersebut memang dikenal dengan didikan menyuruh kesebelas anaknya untuk aktif di kegiatan yang positif.
"Atta sosialisasi ke mana-mana, dalam dan luar negeri," kata Ibu Atta. "Dia sempet jadi kapten sepak bola."
Sebagai orangtua, Halilintar dan Lenggogeni tentunya juga aktif memantau perkembangan sang buah hati. Tak terkecuali untuk urusan asmara. Sang ibunda bahkan aktif mencarikan jodoh untuk Atta.
Atta bahkan sampai dibawa ke luar negeri untuk dicarikan calon istri. Meskipun banyak penggemarnya yang sering menjodohkan Atta dengan YouTuber wanita Indonesia yang lain yakni Ria Ricis.
"Oh udah banget. Kemarin kan saya bawa ke Uzbekistan sekalian cari istri," ucap Ibu Atta. "Setiap hari Umi tawarin sama ini mau nggak, uh, Umi aktif banget."
Ayah Atta kemudian menambahkan jika mereka memang sedang bersemangat mencarikan calon istri untuk Atta. "Lagi cari mantu kami ini," pungkas Ayah Atta.
(wk/inta)