DPC Partai Demokrat Maros, Sulawesi Selatan, meminta AHY mengisi jabatan SBY dan menjadi Plt (Pelaksana Tugas) Ketua Umum.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 27 Februari 2019 - 15:49 WIB
WowKeren - Isu Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY akan menggantikan posisi ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY, di Partai Demokrat tengah ramai diperbincangkan. AHY dinilai layak unyuk menggantikan posisi sang ayah sebagai pemimpin Partai Demokrat.
Diketahui, SBY selaku Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat kini tengah merawat istrinya, Ani Yudhoyono, yang menderita kanker darah di Singapura. DPC Partai Demokrat Maros, Sulawesi Selatan, lantas meminta AHY mengisi jabatan SBY dan menjadi Plt (Pelaksana Tugas) Ketum.
"Kenapa harus Plt, karena kondisi politik saat ini memang peran ketua itu sangat penting," jelas Ketua DPC Partai Demokrat Maros, Amirullah Nur, Rabu (27/2). "Dan sangat tepat jika AHY yang diberikan mandat itu. Biarlah Pak SBY fokus dulu menemani Ibu Ani di Singapura. Jangan diganggu dengan urusan partai."
Menurut Amirullah, mekanisme penunjukkan Plt Ketum dalam partai bisa dilakukan melalui rapat pleno maupun rapat pimpinan. Amirullah menilai Partai Demokrat sebaiknya tidak menunggu Kongres 2020 untuk mengganti Ketum.
"Tidak usah menunggu waktu lama untuk penunjukan itu. Cukup pleno ataupun rapim saja," terang Amirullah. "Kalau disepakati, maka AHY bisa langsung jadi Plt. Pemilu ini sisa menghitung hari, kita tidak harus menunggu Kongres 2020."
Amirullah menjelaskan bahwa AHY lebih cocok menggantikan posisi sang ayah karena ia tidak maju menjadi calon anggota legislatif (Caleg). Sedangkan Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas disarankan untuk berfokus pada pencalegannya saja.
Selain itu, AHY sendiri kini juga sudah menduduki jabatan Ketua Kogasma Partai Demokrat. Sehingga AHY sudah sering bertemu dengan para pengurus di berbagai daerah dan dapat lebih fokus untuk mengurus partai.
"AHY ini sosok yang sangat milenial dan dinantikan oleh masyarakat. Apalagi beliau menjabat Ketua Kogasma dan sudah sering berkeliling Indonesia," ujar Amirullah. "Kalau Mas Ibas, harus fokus di pencalegan di dapilnya."
Senada dengan Amirullah, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Putu Supadma Rudana, juga menilai bahwa AHY cocok dijadikan pemimpin. Putu mengaku bahwa ia menerima banyak aspirasi figur AHY melanjutkan kepemimpinan Partai Demokrat.
Diketahui, SBY selaku Ketum Partai Demokrat telah menyatakan dirinya akan absen sementara dari kegiatan kampanye di Indonesia. Ia menyerahkan kepentingan kampanye paslon Capres-Cawapres koalisi Partai Demokrat, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, kepada AHY dan Ibas.
(wk/Bert)