Pujian itu disampaikan oleh Ketua Pemuda Pancasila di depan Jokowi saat menyinggung soal Pilgub DKI beberapa waktu lalu.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 04 Maret 2019 - 08:33 WIB
WowKeren - Deklarasi dukungan semakin mengalir kencang untuk Paslon 01 Joko Widodo alias Jokowi-Ma'ruf Amin. Kali ini datang dari relawan pemuda Pancasila DKI Jakarta. Acara Deklarasi tersebut bertajuk "Deklarasi Relawan Pemuda Pancasila DKI Gue #01" yang digelar di Istora Senayan pada Minggu (3/3).
Dalam acara deklarasi itu, Ketua Pemuda Pancasila, Japto Soelistyo Soerjosoemarno juga sempat memuji calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Pujian itu disampaikan olehnya di depan Jokowi ketika menyinggung soal pemilihan umum beberapa waktu lalu.
Kala itu, Prabowo mengajak Jokowi untuk mencalonkan diri menjadi Gubernur DKI Jakarta. Tak hanya mengajak, tapi Prabowo juga membimbing Jokowi dan mengatur segala keperluannya. Oleh sebab itu di mata Japto, Prabowo adalah orang yang pintar.
"Pak Jokowi 1,5 periode jadi Walikota Solo," kata Japto di Jakarta Pusat, Minggu (3/3). "Tahu-tahu diajak sama Pak Prabowo untuk maju jadi Gubernur DKI, beliau yang bimbing, beliau yang atur. Pak Prabowo orang pintar."
Japto mengklaim bahwa dirinya cukup dekat dengan Prabowo. Bahkan, ayah Prabowo pernah menjadi saksi pernikahan kedua orang tuanya.
"Pak Prabowo itu bisa dekat sama saya, kalau saya boleh ngaku," ujar Japto. "Bapaknya Pak Prabowo itu saksi nikah bapak ibu saya."
Japto ingin menegaskan bahwa gelaran Pilpres bukan merupakan ajang untuk bertanding menang dan kalah, namun lebih ke bagaimana memilih seorang pemimpin yang tepat.
Pemimpin tersebut harus mampu memikul tanggung jawab besar untuk membawa bangsa dan negara Indonesia menuju ke arah yang lebih baik. Yakni dengan mewujudkan cita-cita bangsa untuk menjadikan masyarakatnya adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
"Di dalam Pilpres ini bukan kalah dan menang tetapi ketepatan memilih seorang pemimpin yang akan membawa bangsa kita ke masa depan yang lebih baik," terang Japto. "Dan menjadikan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945."
Japto menilai bahwa Jokowi mampu mengatasi persoalan yang ada di negeri ini, termasuk masalah korupsi. Seluruh pihak harus bersinergi untuk menyembuhkan Indonesia dari penyakit korupsi tersebut.
"Kalau sekarang negara kita sakit, kita harus sakit sama-sama, jangan dibubarkan biar sakit sama-sama," tegas Japto. "Berakit-rakit dahulu berenang-renang kemudian. Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian."
(wk/zodi)