Ditanggapi pihak TKN, sikap Jansen Sitindaon dinilai menampilkan arogansi dengan turut menyeret nama Jokowi hingga Menteri BUMN saat pesawatnya delay.
- Silmi Amalia Fidareni
- Senin, 04 Maret 2019 - 12:19 WIB
WowKeren - Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, menyampaikan protes keras saat pesawatnya delay. Dalam unggahan Twitter pribadinya, Jansen membagikan video beserta beberapa ucapan protes lantaran agendanya di Dairi menjadi kacau.
"Hancurrrrr luluh lantah agendaku dibuat Sriwijaya.. Ketimbang emosi di bandara ini bagus viralkan saja biar bisa jadi perbaikan ke depannya," tulis Jansen di unggahan Twitter pada Minggu (3/3). "Niat ambil penerbangan paling pagi jam 6, malah jadi delay 3,5 jam! Hancur semua kegiatan di Dairi, dll."
Jansen menceritakan jika pesawat Sriwijaya yang ditumpanginya terlambat berangkat selama 3,5 jam. Padahal, dirinya mengambil penerbangan paling pagi, yakni pukul 06.00 WIB. Dalam protesnya, Jansen juga melakukan protes kepada Presiden Joko Widodo serta Menteri BUMN, Menteri Rini Soemarno.
Hancurrrrr luluh lantah agendaku dibuat Sriwijaya.. Ketimbang emosi di bandara ini bagus viralkan saja biar bisa jadi perbaikan ke depannya. Niat ambil penerbangan paling pagi jam 6, malah jadi delay 3,5 jam! Hancur semua kegiatan di Dairi, dll.
Cc: @KemenBUMN@IndonesiaGarudapic.twitter.com/3HZZgd8KNR
— JANSEN SITINDAON (@jansen_jsp) 3 Maret 2019
Protes keras Jansen ini kemudian dibandingkan dengan sikap putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming. Berdasarkan penjelasan perwakilan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi, Inas Nasrullah, sikap Jansen sangat berbeda dengan Gibran saat menghadapi pesawat yang delay.
"Saya teringat dengan kisah anak Presiden yang namanya Gibran, di mana dia pernah mengalamai delay dengan pesawat Citilink dan bahkan kehujanan pula, tapi apakah Gibran menggerutu dan menyalahkan Rini Soemarno (Menteri BUMN)? Ternyata tidak!"ujar Inas pada Senin (4/3). "Dia diam dalam dinginnya air hujan dan menerima peristiwa ini dan tidak menggerutu di sosial media."
Inas mengkritik sikap Jansen yang menyebarkan arogansi dengan melakukan protes keras saat pesawatnya delay. Apalagi, Jansen mengaitkan protesnya dengan kinerja Menteri BUMN dan juga Presiden Jokowi.
Sementara itu, pihak Sriwijaya sudah memberikan penjelasan terkait alasan delay pesawatnya. Keterlambatan beberapa penerbangan pesawat Sriwijaya disebabkan karena adanya masalah teknis.
"Keterlambatan beberapa penerbangan Sriwijaya Air hari ini terjadi dikarenakan adanya masalah teknis pada beberapa pesawat Sriwijaya Air," ujar Direktur Utama Sriwijaya Air, Joseph Adriaan Saul, dalam keterangan tertulis, seperti dilansir Detik pada Senin (4/3). "Dan demi menjaga keselamatan dalam penerbangan, maka kami memutuskan untuk melakukan pengecekan dan perbaikan terlebih dahulu."
(wk/silm)