Sekjen PDIP menyebut Cinta seharusnya menjadi presiden jika hanya dibutuhkan kemampuan berbahasa Inggris.
- Eva Ayu Rahmawati
- Selasa, 05 Maret 2019 - 14:07 WIB
WowKeren - Pemilihan Presiden (Pilpres) kan digelar pada 17 April mendatang. Kedua kubu paslon Capres dan Cawapres sudah semakin gencar untuk berkampanye jelang pelaksanaan Pilpres 2019.
Sayangnya, kedua kubu tim sukses paslon Capres dan Cawapres juga gencar saling sindir. Salah satunya sindiran dari tim sukses Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang menilai bahwa presiden Indonesia harusnya mampu berbahasa Inggris dengan lancar.
Pasalnya, Presiden Joko Widodo dinilai kurang lancar berbahasa Inggris saat berpidato di berbagai forum internasional. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto pun membalas sindiran tersebut. Menurut Hasto, jika presiden Indonesia harus lancar berbahasa Inggris, maka Cinta Laura sudah cocok menjadi presiden.
"Kalau jadi presiden bahasa Inggris-nya harus hebat, Pak Prabowo kalah sama Cinta Laura," bunyi pernyataan Hasto belum lama ini. "Cinta Laura saja yang jadi presiden, kira-kira seperti itu."
Jadi Presiden itu berat! Biar Pak @jokowi saja!👍 pic.twitter.com/5iNzxK5AeQ
— Cinta Laura Kiehl (@xcintakiehlx) March 5, 2019
Foto kutipan pernyataan Hasto tersebut pun diunggah kembali oleh Cinta sekaligus untuk memberikan pendapatnya. Aktris yang kini sedang mengembangkan karier di Amerika Serikat tersebut mengaku bahwa menjadi presiden adalah tugas yang berat.
Selain itu, Cinta juga seolah-olah sudah mengisyaratkan pilihannya bahwa Jokowi lebih cocok menjadi Presiden Indonesia. "Jadi Presiden itu berat! Biar Pak @jokowi saja!" bunyi cuitan Cinta di akun Twitter miliknya pada Selasa (5/3).
Para netter pun memberikan beragam tanggapan setelah melihat cuitan Cinta tersebut. Meski banyak yang mendukung pernyataan Cinta, tak sedikit pendukung Prabowo-Sandi yang merasa berbeda pendapat dengannya.
(wk/evaa)