Wanita Inisial L yang Bersama Andi Arief Saat Ditangkap Karena Narkoba adalah Intel Polisi?
Nasional

Identitas wanita yang ditangkap bersama Andi Arief masih belum terkuak, ada yang menyebutnya sebagai seorang artis, eks mahasiswi, hingga intel polisi.

WowKeren - Penangkapan politikus Partai Demokrat, Andi Arief lantaran penyalahgunaan narkoba masih menuai teka-teki. Pasalnya, Andi disebut ditangkap bersama dengan seorang wanita. Namun, identitas wanita tersebut hingga saat ini masih belum dibuka secara gamblang.

Kabar awal menyebutkan jika Andi ditangkap saat tengah bersama dengan seorang artis berinisial CJ. Namun, kabar tersebut tergantikan dengan wanita berinisial L. Nama calek Partai Nasdem, Livy Andriany sempat menyeruak. Namun, hal itu dibantah oleh Livy dan juga polisi.

"Ya, betul inisialnya L, tetapi tidak ada kaitannya dengan yang beredar," Kadiv Humas Polri Irjen Pol M Iqbal di Gedung Mabes Polri, pada Selasa (5/3) seperti dikutip Antara. "Ada yang bilang caleg, politikus, itu tidak ada kaitannya."

Sementara itu, kabar terbaru menyebutkan jika wanita inisial L tersebut merupakan seorang eks mahasiswi hingga intel polisi. Pernyataan soal wanita yang ditangkap bersama Andi merupakan eks mahasiswi disampaikan Kadiv Humas Polri, Irjen Pol M Iqbal. "Eks mahasiswi, sahabatnya (Andi Arief)," terang Iqbal di gedung BNN pada Rabu (6/3) kemarin.


Di sisi lain, Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S. Pane menduga jika wanita berinisial L tersebut merupakan intel polisi. Mengingat tidak terbukanya polisi dalam membuka identitas sang wanita yang disebut sudah pergi saat Andi Arief dibekuk polisi.

"Saya duga sepertinya perempuan itu cepunya (informan) polisi. Biasanya cepu memang langsung diamankan dan akan lolos dari jeratan hukum. Jika itu yang terjadi berarti ada penjebakan terhadap AA," terang Neta seperti dilansir TribunNews pada Jumat (8/3). "Cepu atau informan, adalah bagian dari strategi aparat kepolisian untuk menciduk target operasi atau TO. Dan itu sah."

Lebih lanjut, Neta menyebutkan jika memang sang wanita adalah benar intel polisi, maka penangkapan Andi merupakan sebuah jebakan. Namun, jika wanita tersebut hanyalah teman kencan biasa, hendaknya polisi segera membuka identitas sang wanita dengan jelas.

"Sehingga, bisa diketahui apa sesungguhnya peran wanita itu. Sebab bukan mustahil Andi Arief sebagai politisi yang selama ini kritis dan berseberangan dengan penguasa itu, dijebak pihak tertentu agar tidak bersuara lagi menjelang Pilpres 2019," sambung Neta. "Jika itu yang terjadi, tentu patut dipertanyakan, siapa wanita itu."

(wk/silm)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!