JK Sebut Aksi Penembakan di Masjid Selandia Baru Sangat Terorganisir
Instagram/wapresri.go.id
Nasional

JK mengimbau agar para WNI di sana untuk selalu berhati-hati.

WowKeren - Peristiwa penembakan massal yang terjadi di dalam Masjid Al Noor di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/2) cukup menghebohkan publik. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan ada enam Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di lokasi kejadian.

Wakil Presiden Jusuf Kalla sangat mengecam keras aksi penembakan ini. Aksi brutal yang dikabarkan dilancarkan oleh sejumlah orang tersebut menurut JK telah terorganisir. Bahkan hal ini dibuktikan dengan adanya aksi live streaming oleh pelaku saat melakukan penembakan.


"Kita di samping tentu kita doakan juga mengutuk. Itu pelakunya yang menurut kabar tidak beberapa orang mungkin 4 orang," kata JK di kantor Wapres, Jakarta Pusat, Jumat (15/3). "Berarti ini suatu upaya yang sangat terorganisir, sangat direncanakan dengan baik. Apalagi dia membawa kamera sendiri, live streaming."

Padahal menurut JK, selama ini Selandia Baru dikenal sebagai negara yang aman. Oleh sebab itu, ia mengaku terkejut dengan adanya insiden penembakan yang dilakukan di dalam masjid.

Ia mengaku pernah dua kali melakukan ibadah di masjid di sana. JK juga menjelaskan bahwa hubungan antara pemerintah di sana dan para warganya jauh dari kesan diskriminatif.

"Selama ini Selandia Baru negara yang aman, dan sangat," tutur JK. "Saya dua kali salat di masjid di sana sangat baik sangat terbuka. Pemerintah dan masyarakat tidak ada unsur-unsur diskriminatif di sana."

Saat ini, masih ada tiga WNI yang belum diketahui kabarnya. Ketiganya berada di dalam masjid saat insiden penembakan terjadi namun hingga saat ini belum bisa dikontak. Untuk itu, ia memerintahkan KBRI Wellington untuk mencari kabar para WNI tersebut.

Ia juga mengimbau WNI yang ada di sana untuk selalu berhati-hati. Sebab, negara itu merupakan salah satu negara yang dinilai paling aman. Bahkan dikatakan JK, negara itu cukup Islami mengingat hubungan antar warganya sangat baik.

"Ya berhati-hati lah. Ya hati-hati karena itu negara yang selalu aman, selalu di katakan aman," imbau JK. "Dan justru dikatakan sangat Islami karena hubungan antara manusia paling baik."

You can share this post!

Related Posts
Loading...