Tanggapi Amien Rais Soal Genderuwo, KPU Pastikan Penghitungan Suara Dilakukan di Kantor Pusat
Nasional

Amien Rais khawatir terjadi kecurangan jika penghitungan suara dilakukan di Hotel Borobudur karena adanya pihak-pihak yang disebutnya jin dan genderuwo.

WowKeren - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais tidak sepakat terkait rencana penghitungan suara yang akan dilakukan di Hotel Borobudur, Jakarta. Ia khawatir jika akan terjadi kecurangan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang ia sebut sebagai jin dan genderuwo.

Menanggapi hal ini, pihak KPU ikut angkat bicara. Komisioner KPU Viryan Aziz menegaskan bahwa proses penghitungan suara tidak akan dilakukan di Hotel Borobudur. Sebab selama ini, proses tersebut hanya dilakukan di Gedung KPU RI.

"Sejak tahun 2014 tempat rekapitulasi hasil Pemilu nasional di kantor KPU RI," kata Viryan di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (26/3). "Dan 2019 nanti Insya Allah penghitungan dilakukan di kantor KPU RI. Enggak di Hotel Borobudur, bisa dicek."

Viryan menambahkan bahwa rapat pleno penghitungan suara dilakukan secara terbuka. Dengan demikian, semua pihak bisa ikut menyaksikan proses tersebut.


"Mekanisme rapat plenonya dilakukan secara terbuka," tutur Viryan. "Jadi tempat yang direpresentatif. KPU sudah memutuskan di kantor KPU RI."

Sebelumnya, pihak manajemen Hotel Borobudur sempat memberikan bantahan terkait tudingan Amien. "Kami menolak dengan tegas pernyataan yang tidak berdasar tersebut," kata Marketing Communications Manager Hotel Borobudur, Rizki Permata Sari dilansir dari CNN Indonesia, Rabu (27/3).

Menangapi serius tudingan Amien, Rizki mengatakan pihaknya akan membahas lebih lanjut apakah kasus ini akan dibawa ke ranah hukum. "Manajemen akan membahas apakah pernyataan personal ini termasuk pencemaran nama baik. Sampai saat ini kami hanya menegaskan bahwa apa yang disampaikan Pak Amien Rais tentu tidak berdasar," tegasnya.

Rizky mengatakan bahwa Hotel Borobudur telah menjadi langganan untuk menggelar perhelatan besar, termasuk Java Jazz Festival dan Asian Games. Oleh sebab itu, pihaknya sangat mengedepankan kenyamanan dan keamanan para tamu.

"Sejak 1974, hotel kami menjadi partner dari perhelatan event internasional, seperti Java Jazz Festival dan Asian Games 2018," ujar Rizki. "Beragam hal yang dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan para tamu sangat kami hindari."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait