Saat memberikan orasinya, Prabowo sempat menanyakan hadirin yang belum bekerja dan ternyata banyak yang mengacungkan tangan.
- Zodiak Yanuarita
- Jumat, 29 Maret 2019 - 12:09 WIB
WowKeren - Meneruskan agenda kampanye terbuka, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menggelar kampanye di Bandung pada Kamis (28/3). Saat orasinya, Prabowo sempat menyinggung masalah lapangan kerja di Indonesia.
Ketersediaan lapangan kerja di negeri ini dinilai masih sangat kurang. Hal itu terbukti dengan masih banyaknya jumlah pengangguran termasuk mereka yang baru saja lulus sekolah.
Dalam orasinya itu, Prabowo bertanya apakah dari para hadirin ada yang belum bekerja. Ternyata, tak sedikit dari mereka yang mengacungkan tangan.
Prabowo menilai bahwa saat ini masih banyak pemuda yang belum memiliki pekerjaan. Ia lantas prihatin dengan nasib mereka, bagaimana mungkin mereka bisa mendapatkan pendamping hidup jika menafkahi diri sendiri saja masih belum mampu karena tidak memiliki pekerjaan.
"Banyak banget. Dan saya lihat muda-muda yang tak dapat pekerjaan. Bagaimana ente dapat istri kalau ga punya pekerjaan," kata Prabowo dilansir dari Kumparan, Jumat (29/3). "Begitu datang pertanyaan pertama calon mertua 'ananda kerja di mana?'. 'Maaf saya masih cari'. 'Ya udah keluar nanti ga usah masuk sini.'"
Sebelumnya, Prabowo sempat membahas mengenai praktik politik bagi-bagi uang. Ia mengimbau agar warga tidak ragu menerima uang yang dibagikan asalkan digunakan untuk kebaikan. "Ga apa-apa kau pakai untuk tujuan yang baik," ujarnya.
Ia justru merasa kasihan dengan orang-orang yang meskipun dalam kondisi kekurangan masih tetap saja tidak mau menerima. Ia menegaskan bahwa tidak masalah menerima pemberian uang tersebut karena uang yang dibagikan berasal dari rakyat.
"Saya terharu banyak orang yang miskin, tidak punya apa-apa, dikasih ini dikasih itu tidak mau menerima, saya kasihan," terang Prabowo. "Ga apa-apa terima karena itu milik rakyat Indonesia. Terima kalau dikasih, ga mau, alhamdulillah kalau ga mau."
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti rencana Capres petahana Joko Widodo alias Jokowi untuk membuat tiga kartu baru. Prabowo lantas menanyakan hal ini kepada para pendukungnya. Menurutnya, negara tidak memiliki cukup anggaran untuk merealisasikan program tersebut. "Saudara-saudara ngapain dibagi 5 sampai 7 kartu kalau duitnya enggak ada," ujar Prabowo disambut riuh pendukungnya.
(wk/zodi)