Hal itu disampaikan oleh Prabowo saat berkampanye di depan para pendukungnya di Sidoarjo, Jawa Timur. Ia mengaku semakin bersemangat setiap kali bertemu rakyat.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 01 April 2019 - 10:58 WIB
WowKeren - Usai beradu visi misi dengan Capres 01 Joko Widodo alias Jokowi di debat keempat Pilpres, Prabowo Subianto bertolak ke Jawa Timur untuk melanjutkan agenda kampanyenya. Pada Minggu (31/3), Prabowo memberikan orasi di depan para pendukungnya di GOR Delta Sidoarjo.
Dalam orasinya, Prabowo sempat meminta maaf karena dirinya kerap menggunakan istilah lo-gue saat berpidato. Hal itu, dikatakannya karena dua alasan. Yang pertama adalah karena merasa dongkol dan yang kedua adalah karena suasana hati yang sedang bergembira.
"Eh sorry ya arek-arek Suroboyo, aku nih kadang suka pakai lo-gue kalau dua hal," kata Prabowo di Jawa Timur, Minggu (31/3). "Satu gembira, kedua dongkol. Kalo dongkol, gue juga pakai. Saya lagi gembira sekarang."
Prabowo mengaku bahwa dirinya sangat senang lantaran banyak sekali pendukung yang datang. Dukungan ini membuatnya semakin bersemangat untuk berjuang untuk menghadirkan perubahan di Indonesia. Saking bahagianya, ia menyebut dirinya merasa lebih muda setiap kali bertemu dengan rakyat.
"Saya lagi gembira karena antum Jatim ini memberi semangat kepada saya," ujar Prabowo. "Memberi kekuatan kepada saya. Tiap kali ketemu rakyat, saya tambah muda."
Selama ini, Capres 02 tersebut memang terlihat menggebu-gebu ketika berbicara mengenai komitmen untuk memperbaiki kesejahteraan rakyat Indonesia. Ia mengatakan bahwa jika dirinya dan Sandiaga Uno diberi kesempatan untuk memimpin, mereka tidak akan mengecewakan rakyat. Ia meminta agar rakyat mau mengoreksi dan mengawasi dirinya dan Sandiaga agar tetap "lurus" dalam menjalankan amanah.
"Saya minta awasi Prabowo-Sandi," tegas mantan Danjen Kopassus itu. "Insyaallah kalau Prabowo-Sandi menerima mandat, tolong diawasi, tolong dikoreksi, tolong dicegah, jangan sampai saya lengah, jangan sampai kita mengecewakan harapan rakyat."
Prabowo meyakinkan seluruh hadirin bahwa ia tidak akan mengkhianati kepercayaan rakyat yang sudah diberikan kepadanya. Bersama dengan jajaran partai koalisinya, ia bertekad untuk menciptakan pemerintahan yang bersih.
"Jadi saudara-saudara kami bertekad membentuk suatu pemerintah yang bersih, pemerintah yang kuat, pemerintahan yang baik, dari putra-putra bangsa yang terbaik, yang cerdas-cerdas," tutur Prabowo. "Tapi tak hanya sekadar cerdas, tidak baik kalau cerdas hanya mikir diri sendiri saja. Kalau pinter mengabdi kepada asing untuk apa?"
(wk/zodi)