Pengakuan AKP Sulman Diminta Menangkan Paslon 01, Jokowi: TNI dan Polri Harus Netral!
Instagram/kemensetneg.ri
Nasional

Sebelumnya, AKP Sulman mengaku diminta atasannya untuk memenangkan Jokowi dalam Pilpres. Namun, ia sudah mencabut pernyataannya dengan alasan saat itu tengah emosi.

WowKeren - Pengakuan eks Kapolsek Pasirwangi, AKP Sulman Aziz begitu menggegerkan publik. AKP Sulman sebelumnya mengaku mendapat perintah dari Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, untuk memenangkan paslon 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Telah membuat heboh, AKP Sulman akhirnya menarik pernyataan soal perintah Kapolres Garut untuk memenangkan Jokowi tersebut. Menurutnya, ia sudah melakukan kesalahan.

"Saya sudah melakukan suatu kesalahan saya, saya menyatakan bahwa Polri itu tidak netral di dalam Pilpres 2019 ini," tutur Sulman di Polda Jabar, Senin (1/4). "Sebetulnya itu saya sampaikan karena saya waktu itu emosi, saya telah dipindahtugaskan dari jabatan saya yang lama sebagai kapolsek."

Kasus ini membuat citra kepolisian tidak netral dalam Pemilu kembali memuncak. Sementara itu, Presiden Jokowi telah memberikan tanggapan terkait kasus ini.


Mantan Wali Kota Solo ini menegaskan jika dirinya sudah berulang kali mengingatkan agar TNI dan Polri harus netral dalam Pemilu. Hal itu lantaran politik TNI dan Polri adalah politik negara.

"Enggak satu-dua kali saya sampaikan di rapim TNI Polri," ujar Jokowi di Aimas Convention Centre, Kota Sorong, Papua Barat, pada Senin (1/4). "Di rapat rapat TNI dan Polri, saya sampaikan bahwa politik TNI dan Polri adalah politik negara. Harus bisa menjaga netralitas. Sudah jelas sekali. Saya kira enggak perlu saya ulang-ulang."

Di sisi lain, terkait pencabutan pernyataan AKP Sulman, pengamat politik, Rocky Gerung memberikan pendapatnya. Menurut Rocky, ada dua kemungkinan yang membuat Sulman menarik pernyataannya. Pertama, Sulman mendapat tekanan untuk meralat, atau dari awal mantan Kapolsek tersebut memang berbohong.

"Dia ditekan atau memang dia berbohong," tutur Rocky di GOR Bulungan Jakarta Selatan, Senin. "Tetapi apapun yang terjadi literasinya sudah beredar bahwa aparat tidak netral."

(wk/silm)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait