Di KPU sendiri, ada tiga kader Muhammadiyah yang menjabat sebagai komisioner yang tentunya memiliki kredibilitas tinggi, termasuk Ketua KPU Arief Budiman
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 02 April 2019 - 14:23 WIB
WowKeren - Wacana people power Amien Rais masih menjadi perbincangan hangat di kalangan para politisi. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo alias Jokowi Ma'ruf Amin menilai bahwa jika Amien benar-benar melancarkan gerakan tersebut, itu sama artinya dengan meragukan Muhammadiyah. Sebab, di Komisi Pemilihan Umum (KPU) sendiri ada tiga orang kader Muhammadiyah yang menjabat sebagai komisoner.
Anggota TKN Inas Nasrullah Zubir mengaku heran dengan rencana tersebut. Tak hanya komisioner, bahkan Ketua KPU Arief Budiman merupakan kader Muhammadiyah. Dikatakannya, ketiga orang ini tentu memiliki integritas yang tinggi sesuai dengan yang diharapkan oleh ketua umum pimpinan pusat.
"Pasalnya, 3 orang komisioner KPU dan bahkan Ketua KPU-nya sendiri adalah kader terbaik Muhammadiyah," kata Inas dilansir dari Detik, Selasa (2/4). "Yang pastinya punya integritas yang tinggi sesuai dengan harapan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah (Haedar Nashir)."
Inas menegaskan bahwa Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nasir sendirilah yang menasihati Arief dan kawan-kawan untuk bisa bekerja sesuai amanah. Oleh sebab itu, tidak mungkin KPU akan melanggar kepercayaan tersebut.
"Haedar Nashir sendiri yang menasihati Arief dan kawan-kawan," tutur Inas. "Agar dapat menjalankan amanat dengan sebaik-baiknya, adil, dan menegakkan aturan dengan jujur."
Oleh sebab itu, Amien sebagai sesepuh Muhammadiyah tidak seharusnya meragukan kredibilitas KPU. Sebab, di lembaga ini ada kader-kader Muhammadiyah yang berusaha keras untuk mewujudkan Pemilu yang jujur dan adil. Bahkan, Amien seharusnya bisa memberikan dukungan untuk mereka.
"Sebagai sesepuh Muhammadiyah, seharusnya Amien Rais percaya," lanjut Inas. "Bahwa kader-kader Muhammadiyah di KPU akan berusaha keras menyelesaikan permasalahan DPT sebelum Pilpres dan Pileg, bahkan jika perlu memberikan support dan semangat kepada KPU."
Inas mengakui bahwa Amien adalah sosok politikus yang sudah tak perlu diragukan lagi sepak terjangnya. Bahkan, Jokowi pun masih kalah jika dibanding mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.
"Walaupun Jokowi seorang petahana, tapi tidak memiliki pengalaman political creature seperti Amien Rais," terang Inas. "Tapi yang justru harus diwaspadai adalah narasi-narasi yang disusun Amien Rais untuk meraih kemenangan dengan cara inkonstitusional melalui pengerahan massa."
(wk/zodi)