Penulis 'Avengers: Endgame' Ikut Komentari Plot Hole di Adegan Terakhir Captain America
Marvel Studios
Film

Duo penulis 'Avengers: Endgame', Stephen McFeely dan Christopher Markus, akhirnya memberikan penjelasan terkait akhir cerita Captain America yang membuat para penonton kebingungan.

WowKeren - "Avengers: Endgame" boleh saja menyajikan alur cerita yang amat sempurna dan patut diacungi jempol. Meski demikian, ada sejumlah bagian dalam seri lanjutan "Avengers: Infinity War" tersebut yang masih mengundang tanda tanya besar di kalangan penggemar.

Tak hanya soal konsep time travel dan realitas lini masa yang terpengaruh saat para superhero mengambil Infinity Stones, adegan ending film ini juga mendapatkan atensi tersendiri. Dimana adegan ini menampilkan Captain America (Chris Evans) yang memutuskan untuk menetap di masa lalu dan hidup bersama wanita yang dicintainya, Peggy Carter (Hayley Atwell).

Meski cukup mengharukan, namun adegan ini disebut sebagai plot hole, alias sebuah adegan kosong yang seakan tak selaras dengan alur film. Bukan tanpa alasan, hal ini lantaran tidak adanya penjelasan mendetail kenapa superhero dengan nama asli Steve Rogers itu bisa kembali ke masa lalu yang jelas-jelas melanggar konsep waktu.

Menanggapi hal ini, akhirnya duo penulis "Avengers: Endgame", Stephen McFeely dan Christopher Markus, pun buka suara. Keduanya mengklaim bahwa tindakan Captain America menciptakan sebuah timeline baru, sehingga ia tidak tinggal dalam alternate reality atau realitas alternatif seperti yang diduga oleh para penggemar.

"Kami bukan ahli dalam urusan time travel, tetapi Ancient One secara khusus menyatakan bahwa ketika ada yang mengambil Infinity Stone dari sebuah timeline, maka itu akan menciptakan timeline baru. Tapi ketika Steve kembali dan hanya berada disana, dia tidak membuat timeline baru. Jadi aku menolak teori Steve ada dalam realitas alternatif," ungkap Christopher dilansir The New York Times pada Senin (6/5).


Tentu saja ucapan Christopher ini bertentangan dengan penjelasan sutradara Anthony dan Joe Russo sebelumnya. Diketahui, duo sutradara yang dikenal dengan sebutan Russo Brothers tersebut sempat menuturkan bahwa Captain America hidup menciptakan sebuah realitas alternatif. "Jika Cap kembali ke masa lalu dan hidup di sana, dia akan menciptakan realitas cabang (alternatif)," terang Joe Russo.

Di sisi lain, Captain America sendiri merupakan salah satu superhero yang masih bertahan usai bertarung habis-habisan melawan Thanos (Josh Brolin). Di bagian akhir film, Captain America melakukan misi solo dimana ia harus mengembalikan keenam Infinity Stones ke lini masanya masing-masing. Diketahui, keenam batu tersebut memang diambil oleh tim Avengers melalui time travel untuk membatalkan jentikan jari Thanos.

Bruce Banner alias Hulk (Mark Ruffalo) meminta Captain America untuk masuk dalam mesin time travel yang mereka ciptakan. Dalam adegan ini, ada pula Sam Wilson (Anthony Mackie) dan Bucky Barnes (Sebastian Stan) yang turut menyaksikannya.

Namun sayangnya, Captain America tak kunjung kembali ke lini masa sekarang, padahal seharusnya ia muncul dalam kurun waktu lima detik. Hulk, Sam, dan Bucky pun langsung kebingungan bukan main, terlebih tak ada masalah sama sekali pada mesin waktu yang mereka ciptakan.

Akan tetapi, Captain America bukanlah tak benar-benar kembali. Dalam adegan selanjutnya, karakter yang diperkenalkan pertama kali dalam "Captain America: The First Avenger" itu muncul dalam wujud yang lebih tua, dimana ternyata ia memang memutuskan untuk tinggal di masa lalu.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait