Jody Sumantri 'Super Bejo' Blak-Blakan Ngaku Pernah Hujat Tuhan Usai Kena Serangan Jantung
YouTube
Selebriti

Sebelum memutuskan untuk hijrah, Jody Sumantri pernah merasa tak terima dengan ketentuan Tuhan. Padahal personel grup Super Bejo tersebut sudah banyak berbuat kebaikan.

WowKeren - Lama tak terdengar kabarnya, Jody Sumantri ternyata telah diketahui sudah berhijrah. Personel grup Super Bejo tersebut pun menceritakan kejadian yang membuatnya hijrah adalah saat diberi ujian oleh Tuhan.

Namun, Jody mengaku sempat menghujat Tuhan karena tak terima dengan ketentuan-Nya. Hal tersebut terjadi saat Jody mengalami serangan jantung di tahun 2016 silam. Padahal rekan satu grup Teuku Edwin tersebut sudah banyak berbuat kebaikan.

"Suuzan karena waktu itu dua hari kena serangan jantung itu setelah Jody bikin musala di sebuah event otomotif di Senayan GBK," ungkap Jody saat dijumpai di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, pada Rabu (8/5). "Musala kan mulia untuk pengunjung orang bisa salat, bisa ngaji, dan penuh banget tuh event-nya. Malah hadiahnya dikasih serangan jantung."

Lebih lanjut, Jody juga mengaku menghabiskan banyak biaya untuk berobat. "Semenjak itu jadi kayak enggak terima, akhirnya hampir setahun dari kenapa bisa begini terus sempat ke alternatif, belum mau pasang ring (jantung). Itu duit juga," sambung Jody.


Kendati begitu, Jody bisa berubah berkat sang istri yang membantunya dan memberikan semangat untuk bisa sembuh. Istri Jody juga menganjurkannya untuk salat tahajud selama 40 hari. Jody pun menilai bahwa hal tersebut merupakan tanda atas kebaikan Tuhan padanya.

"Jody merasa ini alert, ini sign, ini tanda bahwa Allah tuh masih sayang. Karena banyak teman-teman yang tidak dikasih kesempatan untuk bersujud tapi langsung diambil, kelar deh," papar Jody. "Nah kita dikasih kesempatan artinya Allah tuh sayang, kita disuruh bahwa gue masih ada PR nih."

Setelah diberikan kesembuhan, Jody merasa menyesal lantaran pernah berburuk sangka kepada Tuhan. Kini, pemain film "Cinta 2 Hati" tersebut pun sudah menyerahkan diri dan siap jika dipanggil kapanpun oleh Yang Maha Kuasa.

"Ya artinya menyesali, suuzan kepada Allah. Allah itu wah jangan dipikir sebesar dan segede apa, yang jelas ini sudah maunya Allah, kadarullah, dan masih dikasih kesempatan lagi ya udah harus bisa menikmati apa yang diberikan oleh Allah dan bisa menjalani dan mempunyai bekal," jelas Jody. "Ya yakin aja kita yang penting kita doa sebelum berangkat, dan kita yakin bahwa kehidupan kita ini memang mengedepankan kepentingan Allah daripada kepentingan pribadi."

(wk/evaa)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!