Deddy Corbuzier berniat ingin memeluk agama Islam alias menjadi mualaf dengan proses yang rencananya akan disiarkan langsung di program 'Hitam Putih' namun gagal lantaran larangan KPI.
- Intan Novela Setya Monikasari
- Jumat, 21 Juni 2019 - 12:32 WIB
WowKeren - Deddy Corbuzier sedang ramai menjadi bahan perbincangan lantaran keputusannya yang ingin masuk ke Islam alias mualaf. Bahkan mantan suami Kalina Oktarani ini ingin menyiarkan langsung proses dirinya memeluk agama Islam melalui acara yang ia pandu yakni "Hitam Putih".
Namun ayah satu anak ini akhirnya membatalkan lantaran tak ingin "Hitam Putih" mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Meski dibatalkan, Deddy tetap melanjutkan niat baiknya untuk mengucapkan dua kalimat syahadat pada hari ini, Jumat (21/6).
Larangan KPI terkait proses mualaf Deddy tidak boleh disiarkan langsung di "Hitam Puti" rupanya mendapat perhatian dari Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain alias Tengku Zul. Melalui cuitan di Twitter, Tengku Zul mempertanyakan apa alasan KPI melarangnya.
"Maaf Jika Benar Kabar yg Saya Terima, bahwa KPI Melarang Mr Deddy Corbuzer Mengucapkan Syahadat di Acara TV, maka Saya Ingin Bertanya pada @KPI_Pusat, Apa Efek Negatif yg Merusak dari Tindakan Itu Sehingga DILARANG?" tulis Tengkul Zul lewat akun @ustadtengkuzul. "UUD atau UU Apa yg Dilanggar? Tolong Jawaban Biar Publik Tahu."
Bukan tanpa alasan, KPI pernah memberikan sanksi kepada program berita "Islam Masa Kini" TransTV lantaran menayangkan alasan seseorang menjadi mualaf. Pelarangan itu karena program siaran wajib menghormati perbedaan SARA (suku, agama, ras dan antargolongan). KPI menilai muatan tersebut mampu menyinggung atau merendahkan pemeluk keyakinan agama yang lain.
Batal di "Hitam Putih", diketahui proses mualaf Deddy akan dilakukan di tempat Gus Miftah, yaitu Pondok Pesantren Ora Aji, kawasan Sleman, Yogyakarta. Sedangkan untuk alasan kenapa ingin menjadi mualaf, Deddy membantah tegas bukan karena wanita. Seperti diketahui, tunangan Deddy bernama Sabrina Chairunnisa merupakan seorang muslim.
(wk/inta)