Jokowi dan Prabowo Sempat Berada di Bangkok Bareng, Sudah Rekonsiliasi?
Nasional

Ia juga menjelaskan soal komunikasi antara Jokowi dan Prabowo selama ini. Menurutnya, komunikasi itu dilakukan antar orang dekat kedua tokoh tersebut. Arsul juga menyebut nama tiga jenderal di kubu Jokowi.

WowKeren - Presiden Joko Widodo berada di Bangkok, Thailand saat KTT ASEAN pada Sabtu (22/6) hingga Minggu (23/6). Rupanya, pada saat yang sama, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto diketahui berada di Bangkok.

"Yang saya dapat infonya adalah Pak Prabowo memang ada di sana, tapi tidak bertemu," ujar Wakil Ketua TKN Arsul Sani di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (27/6), seperti dilansir dari Detik. "Karena jadwal Pak Jokowi kan juga padat di situ. Jadi tidak bertemu."

Arsul mengatakan bahwa Jokowi dan Prabowo memang tidak bertemu langsung, namun kemungkinan orang-orang dekat keduanya melakukan pertemuan. Namun, ia tidak menjelaskan apakah pertemuan orang dekat Prabowo dan Jokowi menghasilkan suatu kesepakatan atau tidak.

"Tapi apakah ada komunikasi katakanlah dari orang dekat Pak Prabowo dengan orang dekat Pak Jokowi yang ikut di sana, kemungkinan itu ada," lanjutnya. "Bisa saja begitu. Tapi kalau (Jokowi dan Prabowo) bertemu, tidak."

Ia juga menjelaskan soal komunikasi antara Jokowi dan Prabowo selama ini. Menurutnya, komunikasi itu dilakukan antar orang dekat kedua tokoh tersebut. Arsul juga menyebut nama tiga jenderal di kubu Jokowi.


"Jadi gini lho, kan misalnya Pak Luhut punya juga kedekatan dengan orang yang ada di tempatnya Pak Prabowo," katanya. "Kemudian misalnya Pak Moeldoko juga punya, Pak BG (Budi Gunawan) juga punya (orang dekat di kubu Prabowo). Yaudah itu aja."

"Jadi antara yang berkomunikasi itu juga tidak kemudian saling 'eh lo ngomong apa, ntar gue mau ngomong apa' ya mau ketemu itu," ucapnya. "Enggak juga, kita nyambung aja. Karena kan pasti kalau message itu dari Pak Prabowo kan pasti sama omongannya."

Menurut Arsul, Jokowi tidak pernah secara khusus memerintahkan kepada utusan untuk berkomunikasi dengan Prabowo. Ia menyebut selama para utusan itu berinisiatif menawarkan diri untuk menjalani komunikasi dengan Prabowo.

"Lebih kayak seperti itu (spontanitas). Tapi enggak ada kemudian cerita Pak Jokowi assign orang tertentu. Selalu biasanya adalah 'Pak, gimana kalau saya mencoba berinisiatif untuk melakukan komunikasi?'," katanya. "Makanya Pak Luhut kan berkali-kali bilang bahwa, ya, dia udah biasa dengan Pak Prabowo ini kok."

Arsul menyebut pertemuan Jokowi dan Prabowo pascaputusan MK sangat mungkin terjadi. Ia berharap pertemuan itu terlaksana dalam waktu dekat.

"Ya sangat mungkin (bertemu pascaputusan MK). Kalau yang disampaikan dari pidatonya Pak Jokowi tadi malam itu sangat mungkin," lanjutnya. "Mudah-mudahan, kita doakan."

(wk/nris)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait