Anggy Umbara mengalami beberapa luka yang cukup serius hingga harus dioperasi selama 6 jam akibat kecelakaan sepeda ini. Luka yang paling parah dialami oleh Anggy Umbara di bagian kaki.
- Nur Khotimah
- Senin, 05 Agustus 2019 - 11:06 WIB
WowKeren - Kabar kurang mengenakkan datang dari sutradara Anggy Umbara. Pada Sabtu (3/8), Anggy Umbara dikabarkan mengalami kecelakaan saat melakukan hobinya naik sepeda gunung. Akibat kecelakaan ini Anggy mengalami patah tulang hingga harus menjalani operasi selama 6 jam.
Anggy menjelaskan luka-luka yang dideritanya setelah mengalami kecelakaan sepeda. "Ada tiga posisi multiple fracture. Jadi di kaki tuh ada tiga pen, di kaki kanan juga ada dua atau tiga lagi. Terus di tangan kanan dan di bahu kiri yang patah tiga titik multiple fracture, yang patah jadi dua yang di bahu," jelas Anggy dilansir detikHot, Senin (5/8).
Dari luka-luka tersebut, Anggy menjelaskan bahwa bagian kakinya lah yang mengalami cedera paling serius. Sutradara film "Suzzanna: Bernapas dalam Kubur" itu mengatakan bahwa patah di kakinya diprediksi baru bisa sembuh sekitar 6 bulan lagi. Sedangkan cedera lain hanya butuh waktu dua minggu hingga satu bulan untuk pulih.
"Dokter bilang sih kalau yang di tangan sama di bahu itu cepat sih (sembuhnya), sekitar dua mingguan sampai sebulan," terang Anggy lagi. "Kalau yang di kaki yang parah bisa sampai 6 bulan. Ternyata patahnya itu di bawah tumpuan tulang, jadi di yang kena ke joinnya. Dengkul ada tiga pen situ, jadi kalau digerakkin, enggak bisa digerakkin."
Kendati begitu, kondisi ini tak membuat Anggy berhenti beraktivitas. Sutradara kelahiran 21 Oktober 1980 itu mengaku tetap menjalani syuting dengan memakai kursi roda. "Enggak sih (tunda syuting). Kayaknya tetep bisa syuting tapi cuma pakai kursi roda gitu. Nggak sih (menghambat), yang pasti minggu depan syuting biasa iklan, tanggal 24 syuting horor lagi, tapi belum bisa di-share," terang Anggy Umbara.
Sementara itu, Wita selaku istri Anggy Umbara mengatakan bahwa saat itu dirinya tidak menemani sang suami main sepeda gunung. Ia menganggap kecelakaan ini sebagai musibah dan berharap sang suami bisa cepat sembuh. Wita sendiri agaknya tak terlalu khawatir dengan cedera yang dialami sang suami pasca kecelakaan.
"Biasanya saya ikut. Tapi pagi ini ada kecelakaan anak saya yang kecil tangannya robek, saya bawa (anak) ke UGD. Yang kecil pulang, eh bapaknya masuk (UGD)," kata Wati. "Orang istrinya suka main MTB. Malah kita kalau jatuh berdua saling ketawa-tawa aja kalau jatuh berdua. Ya ini kita anggap musibah aja ya. Semoga bisa lekas sehat lagi."
(wk/nur2)