Som Hye In Berani Buka-Bukaan Soal Aib Masa Lalu, Akui Kesal Terus Dihina Karena Biseksual
Instagram/somgodld
Selebriti

Som Hye In menegaskan bahwa ia tidak meminta ketenaran atau perhatian dengan keputusannya untuk keluar sebagai biseksual. Ia juga membahas tuduhan menjadi tukang bully di sekolah.

WowKeren - Som Hye In kembali membagikan postingan Instagram setelah blak-blakan mengaku bahwa dirinya adalah biseksual. Kali ini, mantan peserta "Idol School" itu juga membahas aib masa lalu di mana ia terlibat kekerasan sekolah. Rumor menyebutkan Hye In memukuli teman-temannya di tempat karaoke.

Rabu (14/8) pagi, Som Hye In merilis pernyataan panjang yang menegaskan bahwa ia tidak meminta ketenaran atau perhatian dengan keputusannya untuk keluar sebagai biseksual. Ia berbicara dengan sangat singkat tentang tuduhan menjadi tukang bully di sekolah. Hye In mengatakan bahwa ia telah berbicara dengan pihak-pihak yang terlibat dan menyelesaikan masalah tersebut.


Berikut ini pernyataan yang dirilisnya:

"Halo, ini Som Hye In. Kurasa kebanyakan orang mungkin tidak tahu siapa aku. Jujur, aku terkejut dengan fakta bahwa seseorang sepertiku terus masuk peringkat situs pencarian online."

"Aku tidak terkenal, dan aku hanya muncul di satu episode 'Idol School' dua tahun lalu, jadi aku terkejut melihat betapa banyak orang yang peduli dengan pengakuanku (soal biseksual)."

"Pertama, untuk menjelaskan sedikit tentang kontroversi (kekerasan sekolah), pihak-pihak yang terlibat sudah berbicara dan menyelesaikan masalah ini, jadi aku tidak akan membicarakannya lagi. Dan aku ingin menjelaskan sekali lagi bahwa aku tidak membuat pengakuan untuk menutupi kontroversi atau untuk membuat diriku dikenal."

"Banyak yang mengatakan, 'Apa yang bisa dibanggakan? Apakah kau hanya ingin perhatian?' atau, 'Kau bisa berkencan dengan tenang, kenapa kau meneriakkannya dari atap rumah?' Tapi aku tidak pernah bersuara tentang itu. Aku sudah mengatakan ini sebelumnya, tapi tidak sekali pun aku meminta perhatian."

"Aku pertama kali membuat pengakuan pada 31 Juli. Saat itu, tidak ada minat atau tanggapan yang sama besarnya dengan yang ada sekarang, dan kupikir tanggapan yang kudapatkan sangat besar. Lebih dari seminggu setelah itu, ini terjadi."

"Aku bukan orang terkenal. Orang-orang tahu karena liputan berita, komentar dan video yang dirilis mendadak. Aku tidak pernah meminta perhatian. Orang-orang mengambil cerita tentangku dan mempostingnya secara online seperti itu masalah besar. Bagaimana aku bisa menghentikan itu?"

"Sama seperti orang lain, aku memposting (fotoku) berkencan dengan orang yang kucintai. Aku hanya ingin mengungkapkannya secara terbuka, seperti 'Lovestagram' yang dikirim oleh banyak orang. Karena kau bebas mengekspresikan diri di Instagram. Aku tidak ingin menjadi terkenal. Aku tidak ingin menjadi artis. Aku hanya melakukan apa yang kuinginkan."

"Jika aku (ingin menjadi terkenal), aku akan tampil di televisi setelah merilis album. Jika aku membuat pengakuan sehingga aku bisa tampil di TV, aku sudah siap untuk tampil di sebuah program. Tapi aku belum memikirkan untuk tampil di televisi di Korea dan hidup di dalam layar. Itu sebabnya aku mengatakan bahwa jika orang terus memposting spekulasi dan artikel, komentar, dan video jahat, aku akan mengambil tindakan hukum."

"Aku juga tidak berencana menuntut agar orang-orang memahami cinta atau biseksualitasku. Tapi kenapa aku harus mendengar orang mengatakan bahwa aku adalah seorang misandry (perempuan takut laki-laki), sakit mental, menjijikkan dan penghinaan seksual lainnya?"

"Aku menganggap diriku sebagai orang lain yang hidup di planet ini, jadi aku tidak berpikir aku akan membuat gelombang dan mengabaikan rasa sakit orang-orang yang kucintai dan menggunakan orientasi seksualku sebagai senjata ketika aku mengakuinya. Selama aku terlahir sebagai diriku, aku ingin hidup melakukan hal-hal yang kuinginkan dengan orang-orang yang kucintai."

"Kenapa cintaku begitu terdistorsi sehingga aku harus menjelaskan diriku sendiri? Aku hanya terbuka, dan aku tidak meminta apa pun."

"Sebagai tambahan. Aku tidak hanya melihat komentar negatif. Aku telah melihat semua komentar hebat, dukungan, dorongan dan keprihatinan dari semua orang, dan aku sangat, sangat berterima kasih, dari lubuk hatiku. Mereka memberiku begitu banyak kekuatan, dan aku tidak layak atas kebaikan seperti itu, jadi aku menangis setiap kali membacanya. Sungguh."

You can share this post!

Related Posts
Loading...