Pemerintah Brasil menolak bantuan dana yang ditawarkan oleh negara yang tergabung dalam G7, termasuk Prancis, dan menyarankan agar dana tersebut digunakan untuk reboisasi di Eropa.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 27 Agustus 2019 - 16:22 WIB
WowKeren - Kebakaran besar yang terjadi di hutan hujan tropis Amazon menjadi perhatian dunia. Bagaimana tidak, kebakaran tersebut digadang-gadang sebagai yang terhebat selama beberapa tahun terakhir dengan 70 ribu lebih titik api.
Tak ayal jika dunia internasional mulai berupaya menawarkan bantuan untuk memadamkan api di hutan yang merupakan paru-paru dunia tersebut. Seperti diketahui, hutan Amazon bertanggung jawab menyediakan lebih dari 20 persen pasokan oksigen di bumi.
Namun, pemerintah Brasil justru menolak bantuan yang ditawarkan oleh sejumlah negara G7 senilai 20 juta dolar AS. Bantuan dana tersebut telah disampaikan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) negara-negara industri yang tergabung dalam G7 di Biarritz, Prancis.
Kepala Staf untuk Presiden Brasil, Onyx Lorenzoni justru mengatakan bahwa Eropa lebih membutuhkan dana bantuan tersebut untuk melakukan reboisasi. "Kami menghargai (tawaran itu), namun mungkin sumber daya tersebut lebih relevan untuk reboisasi Eropa," kata Onyx seperti dilansir dari AFP, Selasa (27/8).
Lebih jauh, Onyx juga melontarkan sindiran untuk Presiden Prancis Emmanuel Macron. Alih-alih ikut campur dalam pemadaman kebakaran Amazon, ia mengingatkan Macron terkait kebakaran Gereja Notredame yang terjadi beberapa waktu lalu.
"Macron bahkan tidak mampu mencegah kebakaran yang melahap gereja yang merupakan situs warisan dunia," lanjut Onyx mengacu pada kebakaran Gereja Notredame April lalu. "Apa yang ingin ia ajarkan ke negara kita?"
Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup Brasil Ricardo Salles mengatakan kepada para wartawan bahwa negaranya menyambut bantuan dana dari G7 untuk memerangi kebakaran parah di hutan Amazon. Namun rupanya pemerintah Brasil berubah pikiran.
"Brasil adalah negara demokrasi," tegas Onyx. "Negara bebas yang tidak pernah memiliki praktik kolonialis dan imperialis, yang mungkin merupakan tujuan dari Macron Prancis."
Ketegangan kian meningkat antara Prancis dan Brasil usai Macron mengunggah cuitan di Twitter yang menyatakan bahwa kebakaran Amazon merupakan krisis internasional dan harus dibahas sebagai prioritas KTT G7. Sementara itu, presiden Brasil mengecam Macron yang menurutnya memiliki mental penjajah.
(wk/zodi)