'Joker' menjadi salah satu film yang ditayangkan di Venice Film Festival 2019 yang digelar pada akhir pekan lalu. Sejumlah kritikus bahkan tak segan menyebut bahwa film garapan Todd Phillips ini layak meraih Oscar.
- Luthfiatun Nisa
- Senin, 02 September 2019 - 10:04 WIB
WowKeren - "Joker" tampaknya benar-benar menjadi sajian Warner Bros dan DC yang paling menjanjikan tahun ini. Pasalnya, film yang bakal mengisahkan asal-usul sang Clown Prince of Crime tersebut menerima ulasan positif di pemutaran perdananya.
"Joker" sendiri menjadi salah satu film yang ditayangkan di Venice Film Festival 2019 pada Sabtu (31/8) lalu. Dilansir Deadline pada Senin (2/9), film ini mendapatkan apresiasi yang luar biasa, bahkan penonton sampai memberikan standing ovation selama delapan menit usai ditayangkan.
Tak hanya itu, film yang mengisahkan di villain paling tersohor ini juga meraih skor tinggi di laman agregator Rotten Tomatoes. Usai pemutaran perdananya, sejauh ini "Joker" menerima rating 85% pada dengan 22 ulasan. Tentunya ini menjadi skor yang sangat tinggi dibandingkan sejumlah film besutan Warner Bros dan DC yang lain.
Menilik dari reaksi awal yang diberikan pada film besutan Todd Phillips ini, nampaknya bukan hal yang mustahil apabila "Joker" benar-benar layak dinominasikan di ajang Oscar. Seperti yang diberitakan sebelumnya, film yang mengangkat sudut pandang villain ini memang ramai disebut-sebut layak masuk dalam ajang Oscar lantaran benar-benar menyuguhkan cerita yang spektakuler.
Bahkan nama sang pemeran utama, Joaquin Phoenix, juga digadang-gadang layak mendapatkan predikat sebagai Aktor Terbaik di ajang Oscar nantinya, menilik dari totalitas aktingnya dalam film ini.
"Joker terlalu wow. Piala Academy Awards untuk Aktor Terbaik harus jatuh pada Joaquin Phoenix," tulis salah satu ulasan. "Joker benar-benar akan mengejutkan semua orang. Gelap, penuh twist, cerita brutal orisinal dari villain paling terkenal sepanjang sejarah. Dan Joaquin Phoenix memberikan penampilan ikonik untuk kariernya yang luar biasa," sambung lainnya. "Joker versi (Joaquin) Phoenix sangat fenomenal. Gelap dan sangat gila," pungkas yang lain.
Sementara itu, "Joker" merupakan proyek Warner Bros berada di luar lingkup DC Extended Universe (DCEU). Film ini akan menceritakan kisah orisinal si badut psikopat sebelum ia menjadi villain paling terkenal sepanjang sejarah.
Sutradara Todd Phillips mengatakan bahwa film "Joker" versi garapannya ini tidak akan mengikuti kisah apapun dari komiknya. Selain itu, "Joker" juga dipastikan akan mendapatkan rating R, yang diharapkan bakal menampilkan adegan-adegan perkelahian eksplisit maupun asal-usul "terciptanya" si badut psikopat Joker dari segi psikologis.
Film ini akan mengisahkan sosok Joker dengan latar tahun 1980-an, dan berfokus pada kisah orisinal Joker serta asal-usulnya. Tak hanya itu, film solo ini akan benar-benar menampilkan tone yang sangat gelap dan serius.
Karakter Joker yang diperankan oleh aktor kondang Joaquin Phoenix digambarkan sebagai komedian gagal lalu menjadi gila, hingga berubah sebagai seorang psikopat. Selain Joaquin, film ini juga akan menampilkan kemampuan akting dari sederet bintang lainnya, seperti Marc Maron, Zazie Beetz dan Frances Conroy. "Joker" sendiri siap menyapa penggemar pada 4 Oktober mendatang.
(wk/luth)