Klarifikasi Arie Untung Soal 'Terompet Sangkakala' Usai Dicibir Produk Gagal Hijrah
Instagram
Selebriti

Arie Untung dicibir produk gagal hijrah gara-gara mengkritik reporter media di pemakaman B.J. Habibie. Benarkah ia malah menikmati kontroversi hingga menjadi semakin terkenal?

WowKeren - Nama Arie Untung sempat menjadi trending usai memberikan kritik kepada seorang reporter media. Sang reporter saat itu memakai istilah terompet sangkakala saat melaporkan prosesi pemakaman B.J. Habibie.

"Astaghfirullah. Apakah ini tanda kiamat? Apakah Malaikat Israfil sudah turun? Jadi ingat aku juga masih sering salah kok, saling mendoakan," tulis Arie saat itu. "Terima kasih untuk mengingatkan kita hati kiamat yang mas, semoga karir dan rejekinya mas ini tambah lancar, Aamiin."


Sedangkan dalam KBBI, pengertian terompet sangkakala merupakan alat tiup berkala yang terbuat dari kulit kerang dan sebagainya atau tanda bunyi-bunyian yang memiliki arti khusus seperti bangun pagi, apel, dan tidur. Karena itu, gara-gara tulisannya, Arie disindir sebagai produk gagal hijrah.

Menanggapi cibiran netizen, suami Fenita Arie itu tetap santai. Ia masih tetap eksis di media sosial meski mendapat banyak komentar pedas.

Arie pun dengan santai menyebut jika ia memang mengunggah hal berbau komedi. Dibalik unggahan komedinya, ia ingin mengingatkan sesama agar selalu berserah diri.

"Saya mau ketawa itu, lucu soalnya. Karena postingan yang saya post adalah postingan komedi sebenernya," ujar Arie saat ditemui di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, pada Minggu (22/9). "Itu sudah di-post oleh banyak sekali akun dan ada tulisan ketika tanpa persiapan itu kita crop enggak kita masukin."

"Sudah gitu juga seperti seolah-olah ada orang ngomong begitu," lanjut Arie. "Kita ngomong ke followers kita 'astagfirullah sudah mau datang malaikat, kita enggak mau bertaubat'. Intinya begitu."

Soal kontroversi tulisannya, Arie menilai wajar. Ia malah menikmati dampak dari kehebohan tulisannya itu. Ia mengaku menjadi semakin terkenal.

"Tapi mungkin karena akun saya terlalu besar dengan masyarakat mungkin jadi pro kontra, enggak apa-apalah enggak masalah. Makanya ketika gue lebih baik turun saja, ya gue turun saja enggak apa-apa," terang Arie. "Karena gue pikir ini urusan receh urusan yang simpel banget, tapi saya malah senang, tambah terkenal jadinya."

Menurut Arie, jika seseorang sudah berani mengunggah sesuatu di media sosial, maka ia harus siap dengan konsekuensinya. Meski kadang menuai banyak sindiran pedas, Arie tetap santai.

"Namanya orang punya sosmed itu bebas, karena kita sudah berani nonton sosmed sudah berani post sesuatu kita harus siap dengan reaksinya," ujar Arie. "Ada yang suka atau kita enggak bisa buat semua orang happy kan? Walaupun kita bicara sama followers kita sendiri yang follow kita juga ikut marah gitu padahal kita santai saja."

Diakui Arie, netizen seringkali membesar-besarkan masalah. Karena itu, ia tidak mau ambil pusing.

"Lagi pula bukan masalah yang penting menurut saya," tambah Arie. "Saya rasa kita sudah cukup dewasa lah dalam hal ini, untuk bermain sosmed."

(wk/diah)

You can share this post!

Related Posts