Maju-Mundur Perppu KPK, Jokowi Diminta Tegas
Twitter/KemensetnegRI
Nasional

Peneliti Pusako Feri Amsari meminta Presiden Joko Widodo tidak takut dengan ancaman pihak-pihak tertentu selama presiden tidak melakukan hal-hal yang melanggar konstitusi.

WowKeren - Peneliti Pusako Feri Amsari meminta Presiden Joko Widodo segera mengeluarkan Perppu Komisi Pemberantasan Korupsi. Feri menilai bahwa presiden sebagai pemegang kekuasaan tertinggi tak perlu takut mengenai ancaman dari pihak tertentu.

"Tidak ada yang perlu diragukan Pak Jokowi, apapun ancaman yang sedang dilayangkan pihak-pihak tertentu kepada presiden," tutur Feri dilansir dari Detik, Rabu (2/10). "Perlu diketahui bahwa kekuasaan presiden adalah kekuasaan inti dalam sistem presidensial."

Feri menilai bahwa Jokowi harus segera mengeluarkan Perppu KPK. "Presiden akan punya banyak kekuatan kalau kemudian ada pihak-pihak tertentu mengganggu gugat kewenangannya. Satu-satunya yang bisa merusak kekuasaan presiden adalah sikap rakyat, kepercayaan rakyat kepada dirinya," ujar Feri.

Diketahui, Perppu KPK dianggap mendesak untuk segera diterbitkan. Hal itu lantaran Revisi UU KPK sudah telanjur disahkan beberapa waktu lalu yang mana RUU tersebut banyak mengalami penolakan.


Feri mengingatkan bahwa Jokowi sebenarnya memiliki kekuatan dalam pemerintah. Oleh sebab itu, ia meminta agar Jokowi tak perlu takut jika akan diberhentikan kecuali memang melakukan pelanggaran konstitusi.

"Kecuali dia betul-betul melanggar konstitusi rakyat mendorong untuk dia diberhentikan, parpol kemudian menjebaknya, maka dia mudah untuk diberhentikan," tutur Feri. "Selain dari luar itu dia tak akan mudah diberhentikan, kalau partai saja coba untuk berhentikan dia, dia akan punya fase banyak sekali harus meyakinkan jumlah anggota DPR, meyakinkan sidang di MK, berhadapan dengan publik luas."

Penolakan RUU KPK dilakukan dengan aksi turun ke jalan. Tak hanya mahasiswa namun juga massa. Bahkan sejumlah aksi penolakan RUU KPK berujung ricuh hingga ada yang memakan korban.

Feri meminta Jokowi bersikap tegas. "Sepanjang publik mengakui sikap dan langkahnya partai akan mengikuti presiden. Jadi berbahaya, ini ujian bagi presiden, kalau presiden menghamba pada partai politik maka akan sepanjang 5 tahun itu dia akan diperbudak oleh parpol.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait