Anggota Komisi I DPR dari F-NasDem, Willy Aditya, memuji sikap Prabowo yang memilih untuk menggunakan mobil pribadi sebab bisa menjadi salah satu cara menghemat pengeluaran negara.
- Zodiak Yanuarita
- Rabu, 30 Oktober 2019 - 10:16 WIB
WowKeren - Setiap menteri mendapatkan fasilitas dari negara salah satunya yakni kendaraan dinas. Namun, justru ada menteri yang memilih untuk menggunakan mobil pribadi.
Adalah Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang tak kunjung terlihat menggunakan mobil dinas. Sikap Prabowo pun menarik perhatian Anggota Komisi I DPR dari F-NasDem, Willy Aditya.
Willy memuji langkah Prabowo. Menurutnya, Prabowo bisa menghemat anggaran negara dengan memilih untuk menggunakan mobil pribadi.
"Saya pikir itu bagus perlu diapresiasi. Artinya banyak, negara bisa berhemat," kata Willy, Selasa (29/10). "Kita harus melihat nggak mesti orang dimanjakan, memang pejabat negara itu dapat previlege fasilitas-fasilitas, toh Pak Prabowo selama ini fasilitas yang beliau punya lebih dari itu."
Ia menilai bahwa kemungkinan bagi Prabowo, menggunakan fasilitas negara bukan merupakan hal yang memiliki urgensi tinggi saat ini. Meskipun setiap pejabat negara mendapat fasilitas semacam itu, namun tidak mengapa jika mereka memilih untuk tidak menggunakannya, selama itu tidak menyalahi undang-undang.
Willy pun teringat akan sejumlah pemimpin dunia yang melakukan hal sama. Salah satunya mantan Presiden Iran, Ahmadinejad.
"Banyak, seperti Ahmadinejad dan beberapa pemimpin yang lain juga sama ya, banyak yang tidak menggunakan fasilitas," tutur Willy. "Ada beberapa hal yang tetap dipertahankan baik dalam pemahaman, mungkin dari karakter dia, kenyamanan dia. Sejauh tidak melanggar undang-undang itu sah-sah saja."
Pujian untuk Prabowo juga datang dari Anggota Komisi I DPR dari F-Golkar Dave Laksono. Menurutnya, Prabowo kemungkinan memiliki alasan tersendiri mengapa memilih untuk memakai mobil pribadi, misalnya terkait faktor keamanan dan kenyamanan.
"Kalau soal fasilitas mobil, itu kan mobil dinas yang sekarang ini umurnya sudah 10 tahun lebih ya," kata Dave dilansir dari Detik, Rabu (30/10). "Itu sejak zaman SBY periode ke dua pengadaannya, kondisi kendaraannya mungkin lebih bagus mobil pribadi dia (Prabowo) malah."
Meski demikian, jika nantinya Prabowo berniat menggunakan mobil dinas, mantan Danjen Kopassus itu bisa meminta agar mobil dinasnya diperiksa untuk memastikan keamanan. "Sebagai Menhan juga bisa meminta instansi pemerintah resmi seperti BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) untuk melakukan sweeping di tempat dia berada begitu," tambah Dave.
(wk/zodi)