Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto merasa lebih nyaman dengan mobil pribadinya.
- Zodiak Yanuarita
- Jumat, 01 November 2019 - 14:06 WIB
WowKeren - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto hingga kini masih memilih untuk memakai mobil pribadinya, yakni Toyota Alphard. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad pun mengungkap alasan mengapa Prabowo masih setia memakai mobil tersebut.
Ia menuturkan bahwa Prabowo memang merasa nyaman dengan mobil pribadinya itu. Selain itu, mobil tersebut juga dianggap lebih mudah untuk dipakai bolak-balik ke kediaman Prabowo yang ada di Hambalang.
"Oh kalau mobil itu si karena nyaman aja, gitu lho," kata Dasco dilansir dari Detik, Jumat (1/11). "Kalau pakai jeep itu kan Pak Prabowo selain udah punya kan juga bolak-balik Hambalang itu kan tinggi, sama sempit (ruang dalam mobilnya)."
Mobil yang dipakai Prabowo saat ini memiliki ruang yang cukup lebar. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa Prabowo lebih nyaman memakai mobil tersebut karena bisa lebih leluasa bergerak.
"Kalau Vellfire Alphard yang Pak Prabowo punya itu kan dia duduk di belakang lebar," tutur Dasco. "Bisa sambil selonjoran, itu saja, karena nyaman saja."
Terkait masalah pengamanan, Dasco menuturkan bahwa tidak ada pengamanan khusus dalam mobil tersebut. "Nggak ada pengamanan lebih (di mobil Prabowo), paling protokol yang disiapkan oleh Kemenhan dan beberapa sespri yang ikut gitu lho," katanya.
Langkah Prabowo untuk menggunakan mobil pribadi sempat mendapatkan apresiasi dari Anggota Komisi I DPR yang merupakan mitra Kementerian Pertahanan (Kemhan). Anggota Komisi I DPR dari F-NasDem, Willy Aditya mengatakan bahwa hal itu bisa menghemat pengeluaran negara.
"Saya pikir itu bagus perlu diapresiasi," kata Willy, Selasa (29/10). "Artinya banyak, negara bisa berhemat. Kita harus melihat nggak mesti orang dimanjakan, memang pejabat negara itu dapat previlege fasilitas-fasilitas, toh Pak Prabowo selama ini fasilitas yang beliau punya lebih dari itu."
Selain itu menurutnya, banyak pemimpin dunia di luar sana yang juga memilih untuk tidak memakai fasilitas negara. "Banyak, seperti Ahmadinejad dan beberapa pemimpin yang lain juga sama ya, banyak yang tidak menggunakan fasilitas," imbuh Willy.
(wk/zodi)