Tagar Sandhy Sondoro cabul menjadi trending topic di Twitter setelah kedapatan menyukai situs porno, sang manajer pertanyakan apa salahnya jika melakukan hal itu.
- Ruth Meliana
- Selasa, 26 November 2019 - 14:48 WIB
WowKeren - Sandhy Sondoro telah menjadi trending topic di Twitter lewat tagar #SandhySondoroCabul. Sejak berita ini dibuat, tagar tersebut telah diperbincangkan hingga mencapai 9.000 tweet.
Kehebohan tagar tersebut bermula saat Sandhy kedapatan menyukai situs porno yang ada di Twitter. Sontak para warganet langsung menghujat habis-habisan pelantun lagu "Tak Pernah Padam" ini sebagai sosok yang cabul.
Menanggapi kontroversi ini, Sandhy yang diwakili oleh manajernya yakni Eric lantas angkat berbicara. Eric menegaskan jika akun Sandhy tersebut tidak sedang di-hack (dibajak) oleh pihak lain. "Enggak, enggak," ujar Eric seperti dilansir dari Okezone, Selasa (26/11).
Eric seolah mengonfirmasi jika memang benar adanya Sandhy telah menekan tombol like ke situs porno tersebut. Menurut Eric apa yang dilakukan pria usia 45 tahun tersebut merupakan hal yang sangat wajar.
Eric menjelaskan jika aksi Sandhy tersebut tentunya bersifat personal. Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat untuk tidak membesar-besarkannya apalagi jika sampai harus heboh dan menjadi trending.
Lebih lanjut Eric justru bertanya balik apakah dengan menyukai sebuah situs porno lantas membuat Sandhy menjadi sosok kriminal yang pantas diadili? Menurutnya, orang yang pantas dihujat justru orang-orang yang menyebarkan konten porno bukan orang yang hanya memberikan tombol like saja.
"Itu kan sifatnya personal, biasa saja sih. Memang ada yang aneh ya?," tanya Eric menanggapi. "Memang dipenjara kalau orang nge-like situs begitu?"
Kehebohan ini sendiri diawali dengan salah satu kicauan seorang warganet di Twitter yang men-screenshot kolom like milik Sandhy. Diketahui akun pornografi tersebut sudah diunggah sejak bulan September lalu.
Kini setelah dirinya menjadi perbincangan sensasional di media sosial, Sandhy langsung mengunci akun Twitter-nya. Tak hanya di Twitter, musisi yang memulai karier musiknya di Jerman ini juga mematikan kolom komentar di Instagramnya.
Walau begitu pro dan kontra masih terus terjadi walau Sandhy sudah mengunci akun media sosialnya. Para warganet hingga saat ini masih menghujat bapak tiga anak ini atas aksinya tersebut.
(wk/lian)