Ruben Onsu Sempat Bohongi Betrand Peto Soal Ini, Bakal Hapus Jejak Digital Bullying
Instagram/ruben_onsu
Selebriti

Ruben Onsu mencoba menutupi kekecewaan ketika Betrand Peto kepo soal kondisinya dan berniat menghapus jejak digital tentang konten negatif agar tahun depan tak mengalami hal serupa.

WowKeren - Ruben Onsu mengaku geram dengan sikap media dan publik. Ini karena putra angkat Ruben, Betrand Peto, sempat dituding terlalu mesra hingga dicibir menyentuh bagian tubuh ibu angkatnya, Sarwendah.

Ruben mengungkap kalau nyinyiran netter membuatnya dan keluarga merasa dipermalukan. Padahal selama ini ia dan Wendah berusaha memperlakukan Betrand layaknya anak sendiri.

"Kayak apa sih yang lu omongin nggak ada benernya juga, gua yang tahu dalemnya aja santai. Patokannya di gua kalau gua panik, baru lu bersuara," seru Ruben. "Betrand mulai akhil baligh, saya sudah tahu, saya juga kan akhil baligh, masa saya gak ngerti. Jadi orang ini terlalu banyak mendikte."

Tak mau membuat Betrand terluka, Ruben sampai berbohong pada sang putra. Ia mengaku baik-baik saja ketika Betrand merasa kalau sikap ayahnya agak berbeda.


"Karena Betrand ketika saya sudah melakukan gestur yang kurang nyaman, Betrand sudah bisa, 'Are you okay, Ayah?' gitu. Karena itu kita ajarin ke dia," seru Ruben. "'Ya oke dong Kak, Ayah selalu happy', 'Good job', dia selalu gitu. Dan kata-kata Inggris yang dia gunakan untuk bercanda, tapi buat saya itu benturan buat saya. Dia bilang 'Are you okay', kalau saya mau jawab jujur enggak oke."

Ruben cerita kalau Betrand sempat kebingungan saat tiba-tiba disapa orang yang tahu kabar dirinya dibully. "Pernah ada kejadian kan waktu itu, sampai dia nervous di atas panggung, karena dia tidak bisa memilah. 'Betrand sabar ya', niatnya baik, tapi ditelaah dengan pikirannya dia tidak bulat, tidak bisa disaring gitu. Akhirnya membuat dia jadi drop sekali," kata Ruben.

Karena itu, artis sekaligus pengusaha ayam geprek tersebut berniat menghapus jejak digital di 2019. Dia tak mau hal serupa terjadi lagi di 2020.

"Perjalanan saya semua orang sudah bisa lihat, bagaimana yang terjadi, tetapi saya menjadikan apa yang terjadi di tahun 2019 tidak boleh terjadi di tahun 2020," kata Ruben. "Saya masih amat kurang nyaman dengan temen-temen pemberitaannya pake headline nya dengan nama anak saya, jejak digital yang saya maksud seperti itu."

Ruben menyadari kalau tak semua konten negatif itu bakal terhapus total. Namun ia akan mencari cara untuk menghapus semuanya demi membahagiakan keluarga.

(wk/riaw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait