Tagar #IranvsUSA Trending, Warga AS Kompak Tolak Perang Dengan Iran
Dunia

Tagar ini ramai dibicarakan pasca Iran membombardir pangkalan militer Amerika Serikat di Irak. Hal ini dilakukan usai AS melakukan serangan yang menewaskan Mayjen Qasem Soleimani pekan lalu.

WowKeren - Memanasnya hubungan antara Iran dan Amerika Serikat terus menjadi perhatian khalayak luas. Apalagi karena tegangnya hubungan kedua negara tersebut dikhawatirkan memicu pecahnya Perang Dunia III.

Situasi pun semakin panas karena baru saja Iran membalas dendam ke AS usai negara tersebut menghabisi nyawa komandan pasukan elitnya, Mayjen Qasem Soleimani. Dilaporkan Iran baru saja menyerang pangkalan militer AS di Irak dengan hujan rudal balistik yang belakangan telah dikonfirmasi kebenarannya.

Eskalasi ketegangan ini pun memicu meroketnya tagar #IranvsUSA di Twitter. Dipantau pada Rabu (8/1) pukul 12.10 WIB, tagar tersebut sudah berada di posisi ketiga Trending Topic Indonesia.

Tagar #IranvsUSA Trending, Warga AS Langsung Kompak Tolak Perang Dengan Iran

Twitter


Eskalasi ini pun jelas semakin membuat publik khawatir Perang Dunia III bisa benar-benar pecah. Menanggapi hal tersebut, berbagai unjuk rasa digelar demi mencegah berlanjutnya serangan satu sama lain.

Salah satunya dilakukan oleh warga AS yang mengecam keras keputusan Presiden Donald Trump. Seperti diketahui, ketegangan Iran dan AS bermula dari keputusan Trump untuk mengadakan serangan yang berujung menewaskan Soleimani pekan lalu.

Dilansir dari jajak pendapat Reuters, saat ini mayoritas orang dewasa AS semakin yakin kedua negara akan berperang dalam waktu dekat. "Jajak pendapat nasional menemukan bahwa 53% orang dewasa di AS tidak menyetujui penanganan Trump terhadap Iran. Angka ini naik sekitar 9 poin persentase dari jajak pendapat serupa yang dilangsungkan pada pertengahan Desember," tulis Reuters.

Keputusan Trump terkait Iran memang selalu berbuah kecaman keras. Apalagi belakangan diketahui serangan yang menewaskan Soleimani pekan lalu dilakukan tanpa pemberitahuan kepada parlemen.

Di sisi lain, penolakan atas perang antara AS dengan Iran paling besar disampaikan oleh kalangan Demokrat dan independen. Sedangkan pemilih Partai Republik cenderung menyepakati kebijakan yang Trump ambil.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait