Nasib Trump Akan Ditentukan Senat Selasa Pekan Depan, Jadi Dicopot Dari Kursi Presiden AS?
Getty Images
Dunia

Menurut Ketua fraksi Republikan di Senat, Senator Mitch McConnell, sidang pemakzulan Donald Trump tersebut dapat segera digelar pada Selasa (21/1) pekan depan.

WowKeren - Presiden Amerika Serikat Donald Trump diketahui telah dimakzulkan oleh House of Representatives alias DPR AS. Nasib Trump selanjutnya akan ditentukan dalam sidang pemakzulan di Senat.

Ketua fraksi Republikan di Senat, Senator Mitch McConnell, lantas menyatakan bahwa sidang pemakzulan tersebut dapat segera digelar pada Selasa (21/1) pekan depan. McConnell pun berharap agar pihak DPR mengirim dokumen pemakzulan kepada mereka pada hari ini.

"Kami berharap bisa mencapai kesepakatan untuk memulai sidang pemakzulan pada Selasa pekan depan," tutur McConell dilansir AFP pada Rabu (15/1) hari ini. "Kami meyakini jika hal itu terlaksana, kami akan melakukan proses permulaan pekan ini, termasuk mendatangkan hakim agung untuk mengambil sumpah sejumlah anggota Senat dan melakukan persiapan lainnya."

Apabila tak ada hambatan, Hakim Agung John Roberts pun akan mengambil sumpah sejumlah anggota Senat yang akan menjadi majelis di sidang Trump pada Kamis atau Jumat pekan ini. Sidang pemakzulan ini diperkirakan akan berlangsung paling cepat selama 2 pekan, dan bisa berlangsung hingga pertengahan Februari 2020.


Sementara itu, Ketua DPR AS Nancy Pelosi berharap agar pihak Senat menggelar sidang pemakzulan ini dengan adil dan jujur. Ia meminta agar Senat memanggil seluruh saksi dan meminta dokumen dari Gedung Putih yang dianggap penting untuk memperjelas duduk perkara pemakzulan ini.

"Rakyat Amerika butuh kebenaran dan undang-undang dasar mendesak digelar pengadilan," ujar Pelosi. "Presiden dan para senator harus mempertanggungjawabkan akuntabilitas mereka."

Sebelumnya, Trump dimakzulkan berdasarkan hasil voting para anggota parlemen pada 18 Desember 2019 lalu. Trump dimakzulkan dengan 2 alasan, yakni karena penyalahgunaan kekuasaan dan juga menghalangi kinerja Kongres.

Anggota parlemen memilih untuk memakzulkan Trump karena menyalahgunakan kekuasaan dengan hasil voting 230 banding 197. Setelah itu, anggota parlemen memilih untuk memakzulkan Trump karena menghalangi kinerja Kongres dengan hasil voting 229 banding 198.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait