Dulunya keponakan kemayu Ashanty ini mengaku tidak ingin berganti kelamin. Namun baru-baru ini isi chat Millen menggegerkan. Benarkah ia menjilat ludah sendiri?
- Diah Candra Trisanti
- Jumat, 31 Januari 2020 - 04:09 WIB
WowKeren - Millendaru alias Millen Cyrus beberapa waktu lalu mengaku belum mengubah alat kelaminnya. Meski berpenampilan bak perempuan, keponakan Ashanty ini merasa tidak ingin berganti kelamin dari pria menjadi wanita.
"Enggak, aku semua natural kok, masih original. Karena memang dari dasar hati aku juga enggak pengin mengubah 'itu aku'," aku Millen saat itu. "Tetap menjadi diriku seperti yang dikenal, seperti ini saja."
Namun baru-baru ini chat Millen dengan temannya menggegerkan media sosial. Dalam chat tersebut, Millen bertanya dimana ia bisa memotong. Tidak diketahui apa yang akan dipotong Millen lantaran chat itu disensor.
"Cong, potong *** yg bagus dmn," tanya Millen. "Aku si kemaren di RS banpakok international hospital," jawab teman Millen.
Kendati demikian netter langsung curiga. Mereka curiga jika Millen kini akhirnya benar-benar melakukan operasi ganti kelamin.
Pasalnya, dalam unggahan Insta Story, Millen terlihat mengunjungi Bangkok, Thailand. Sedangkan operasi ganti kelamin di Thailand sudah bukan rahasia lagi. Alhasil cibiran dan komentar pedas pun ditujukan untuk sepupu Aurel Hermansyah itu.
"Dlu bukan nyq pas di wawancara bilang SAMPAI KAPAN PUN BAGIAN ITU GK BAKALAN DI OP ATAU DI UBAH dia bilg gtu jugq sma mm nya .. knpa skrg jd puter balik gni," sindir akun @ruma***a396. "Udah keenakan jadi cwe jadi suka lupa sama janji nya. Skrg aja pengen potong. Kmrn kmrn bilang gak. Lama lama kaya si fatah juga ni millen," balas akun @ender***ady.
"Punten bgt mau komen dikit.. ngelakuin kaya gitu mikir ga sih kelak nanggung siksaanya gimana, aku bayanginya aja ngeri," sahut akun @pangg***ku3x. "Ini tmnnya jahat sii..mau pansos gitu amat.lucu2an,ga lucu krn itu kan doi japri via chat masa iya diupload," tambah akun @bum***uh.
Operasi pengubahan alat kelamin pria menjadi wanita disebut teknik vaginoplasti. Dalam teknik ini, kulit kelamin pria digunakan untuk membuat lapisan vagina. Namun operasi ini beresiko mengalami pendarahan, infeksi hingga retensi urine.
(wk/diah)