Corona Renggut Nyawa di Luar Tiongkok, Filipina Konfirmasi 1 Pasien Meninggal
Dunia

Filipina mengonfirmasi 1 pasien yang ditangani di RS San Lazaro meninggal dunia usai 'berperang' dengan virus Corona. Belakangan terungkap pasien itu merupakan WN Tiongkok.

WowKeren - Ganasnya virus novel Corona (n-Cov) memang tak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya virus yang masih berkerabat dekat dengan penyebab SARS serta MERS itu diketahui telah menginfeksi belasan ribu orang dan menyebabkan ratusan diantaranya meninggal dunia.

Namun selama ini korban jiwa yang dikonfirmasi berasal dari Tiongkok. Pasalnya virus mematikan itu diketahui berasal dari negeri Tirai Bambu, tepatnya dari Wuhan, Provinsi Hubei.

Namun kekinian virus ini ternyata sudah "tak terbendung", sebab otoritas Filipina mengonfirmasi satu pasien terinfeksi Corona di negara mereka meninggal dunia. Pasien ini pun menjadi korban pertama wabah virus Corona yang dikonfirmasi meninggal di luar Tiongkok.

Dilansir dari akun Twitter resmi WHO Filipina, seorang pasien pria berusia 44 tahun dilaporkan meninggal pada Sabtu (1/2) waktu setempat. Pria ini merupakan pasien kedua yang dikonfirmasi terinfeksi virus Corona di Filipina.

Corona Renggut Nyawa di Luar Tiongkok, Filipina Konfirmasi 1 Pasien Meninggal

Twitter


"Ada dua kasus virus 2019-nCov yang dikonfirmasi di Filipina. Kedua kasus diketahui memiliki hubungan dekat, yakni pasiennya sama-sama warga Wuhan, Cina," demikian kutipan pernyataan resmi dari WHO Filipina, dilansir pada Senin (3/2).

Pasien pria yang meninggal dunia itu diketahui dilarikan ke Rumah Sakit San Lazaro pasca mengalami sejumlah gejala seperti demam, batuk, dan radang tenggorokan. Informasi soal kondisi ini pun disampaikan langsung oleh perwakilan WHO Filipina, Dr Rabi Abeyasinghe.

"Kasus ini adalah yang pertama kali dilaporkan (meninggal) di luar Cina," ujar Abeyasinghe. "Namun harus diingat bahwa dia berasal dari Wuhan, Cina (bukan WN Filipina)."

Mirisnya pria itu tak hanya mengidap virus Corona. Otoritas mengidentifikasi dua patogen lain di tubuh sang pasien, yakni Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenza type B.

RS San Lazaro dan Departemen Kesehatan Filipina menegaskan bahwa mereka sudah melakukan yang terbaik. Tak hanya untuk menyembuhkan sang pasien tetapi juga memastikan virus mematikan itu terkendali dengan baik.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait