Semakin Parah, Gabungan Peneliti Ngebut Bikin Vaksin Virus Corona
Dunia

Korban jiwa wabah virus corona terus melonjak tajam, gabungan peneliti dari beberapa organisasi Internasional bekerja sama dan mengebut ciptakan vaksin penyakit ini.

WowKeren - Dunia sedang diguncang dengan berita mewabahnya virus corona atau Novel Coronavirus (nCov) yang pertama kali muncul di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok. Virus misterius ini pada awalnya muncul di pasar ikan dan hewan yang terletak di Wuhan dan terus menyebar ke kota-kota bahkan hingga negara-negara lainnya.

Akibatnya, WHO telah mendeklarasikan virus corona dengan status gawat darurat. Status gawat darurat yang dimaksud adalah kejadian luar biasa yang mengancam kesehatan masyarakat di banyak negara akibat penyebaran wabah secara global.

Kini gabungan peneliti dari beberapa organisasi Internasional telah menjalin kerja sama untuk menciptakan vaksin yang dapat menangkal atau menekan penyebaran virus corona. Para peneliti ini berasal dari Moderna Therapeutics, Inovio Pharmaceuticals, dan Universitas Queensland Australia. Penelitian mereka didanai oleh Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI).

Meski telah mengebut dan berusaha menciptakan vaksin virus corona, namun Kepala Eksekutif Moderna Therapeutics Stephane Bancel mengatakan jika vaksin masih belum dapat diberikan dalam waktu dekat. Pasalnya, teknologi Messenger RNA (mRNA) yang digunakan masih memerlukan waktu untuk menyatukan serangkaian kode proteun agar dapat sukses digunakan pada manusia.


"Teknologi mRNA berisi obat-obatan yang berisi serangkaian instruksi untuk membuat protein, guna mencegah atau melawan penyakit," kata Bancel seperti dilansir dari CNN. "Begitu kita berhasil menguasai teknologi yang bekerja pada manusia, segalanya bisa berjalan sangat cepat."

Bencel juga menjelaskan jika para peneliti menjalin kerja sama dengan Kesehatan Nasional Amerika (NIH). Sebelumnya, NIH telah mendapatkan urutan virus corona dari Pemerintah Tiongkok sehingga diharapkan vaksinnya dapat segera ditemukan usai meneliti sample tersebut.

Uji klinis juga dilaporkan perlu dilakukan sebelum didistribusikan kepada jutaan orang di dunia. Lantaran vaksin masih belum siap diedarkan, Bancel mengimbau agar masyarakat melakukan segala tindakan pencegahan untuk sementara ini demi menghindari terkena virus corona.

"Tim kami sedang membuat vaksin corona dan segera dirampungkan. Setelah siap, kami akan kirim ke NIH dan dilanjutkan dengan uji klinis fase 1," terang Bancel. "Kami membutuhkan vaksin yang telah teruji secara klinis, supaya kami dapat memproduksi vaksin dalam jumlah besar."

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait