Karina Salim mengaku bahwa ia masih ingin terus bekerja meski kini telah menjadi ibu rumah tangga dan memiliki seorang anak dari pernikahannya dengan Aldy Primanda.
- Lailatul Maghfiroh
- Kamis, 06 Februari 2020 - 10:32 WIB
WowKeren - Karina Salim sempat rehat sejenak dari panggung dunia hiburan Tanah Air sejak melahirkan anak pertama dari pernikahannya dengan Aldy Primanda pada 1 Oktober 2018 lalu. Kini Karina pun kembali aktif bekerja.
Pemilik nama asli Karina Ekaputri Salim ini pun menceritakan bahwa sejak awal ia ingin menjadi ibu yang terus bekerja. Sehingga memiliki anak tidak menjadikannya sebagai alasan ia berhenti berkarya di panggung hiburan.
“Repot, sih, repot, ya. Tapi aku happy saja menjalaninya karena memang dari awal aku punya anak juga aku sudah komitmen sama suami, sama aku sendiri,” tutur Karina saat dijumpai di Senayan City, Jakarta, Rabu (5/2). “Aku memang mau jadi working mother. Jadi, ya, this is the opportunity cost yang aku akan ambil.”
Karina pun tak merasa terbebani dengan keputusannya tersebut. Pasalnya hingga saat ini ia selalu mendapatkan dukungan dari suaminya. Terlebih lagi Karina juga memiliki keluarga yang bisa diandalkan untuk menjaga anaknya.
“Mereka tahu, aku enggak meninggalkan (anak) 100 persen juga. Aku ada suster, tapi di rumah masih ada keluarga, juga keponakan-keponakan yang umurnya sama,” tambah Karina. “Sepupuku rumahnya di samping, jadi ibaratnya enggak perlu ke daycare, kumpul saja, main-main.”
Karina kemudian menceritakan perubahan apa yang terjadi dalam hidupnya setelah dikaruniai seorang anak. “Sekarang makin senang. Makin berubah juga cara berpikir, waktu keseharian juga. Lebih ke mindset, ya. Dulu, ya sudahlah, cuek sama waktu, sama apa pun. Tapi sekarang lebih mindful,” tutur Kaina.
“Jam tidur berkurang, sih, sudah pasti, ya. Cuma, mungkin para pemain film yang baru pada punya bayi itu enggak pada shock karena kami, kalau syuting, juga kayak gitu, ya,” pungkas Karina. “Pulang pukul 02.00 WIB, pukul 06.00 WIB sudah dijemput. Waktu habis melahirkan, kan, juga kayak gitu. Jadi, ya, okelah.”
(wk/lail)