Kisah Pandji Pragiwaksono Jualan Komik Karya Pribadi Semasa SD, Laku Berapa?
Instagram/pandji.pragiwaksono
Selebriti

Pandji Pragiwaksono menceritakan salah satu pengalaman tak terlupakan selama duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) yang suka jualan komik karya pribadi. Laku berapa?

WowKeren - Pandji Pragiwaksono selama ini dikenal sebagai stand up comedian dan presenter yang cukup tenar di Tanah Air. Tak hanya berbakat jadi komedian, ia juga sudah beberapa kali unjuk gigi dengan berakting di sejumlah judul film layar lebar.

Baru-baru ini, Pandji mengisahkan masa kecilnya yang rupanya turut membentuk bakatnya menjadi seorang seniman yang terjun di dunia hiburan seperti saat ini. Ternyata, sejak kecil ia memiliki mimpi untuk menjadi seorang komikus.

Bakat Pandji sebagai seorang komikus telah ia tunjukkan dengan hobinya mencoret-coret tembok rumahnya. "Dulu aku dan adik suka coret-coret tembok depan kamar ibu," kenang Pandji bersama ibunya, Yo Hassni di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Akibatnya, ia sering mendapatkan amukan dari ibunya lantaran suka mencoret-coret tembok sembarangan. Namun saking ekpresifnya, Pandji tetap nekat menggambar-gambar tembok dan sama sekali tidak mengidahkan kemarahan ibunya.

"Misalkan kami habis dimarahi ibu, bentuk protesnya di depan kamarnya digambar-gambarin pakai crayon, spidol," cerita lelaki kelahiran Singapura ini. "Adik cuma ikut-ikutan. Habis itu dicat. Marah-marah lagi, aku gambar lagi. Jadi, dari dulu sudah ekspresif."


Saking sukanya menggambar, Pandji bahkan menjual komik-komik hasil gambarannya kepada teman-temannya. Hal ini diungkapkan sang ibu yang mengenang jika Pandji sudah bisa menghasilkan uang sendiri sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Yo Hasni mengatakan jika sang putra bahkan sering memberinya uang dari hasil uang jualan tersebut. Meski demikian, ia tidak mengungkap jumlah nominal yang mampu didapatkan Pandji dari hasil karyanya. "Mas Pandji dulu waktu SD bikin komik, terus dia kasih uang ke aku (dari hasil) jual komik," ungkap Yo Hassni.

Kini puluhan tahun berlalu, mimpi Pandji untuk menjadi seorang komikus memang tidak terwujud lantaran ia lebih menuai sukses dalam kariernya sebagai seorang komika. Namun, ia mengaku sama sekali tidak pernah meninggalkan dunia komik sampai hari ini.

"Sebenarnya, komik masih sampai sekarang. Saya punya perusahaan komik, namanya Kolam Komik," kata lelaki lulusan Insitut Teknologi Bandung (ITB) ini. "Produknya namanya Para Comica, komik tentang para komika, ada di instagram. Secara umum, dulu saya pikir memang saya jadi komikus."

"Ternyata, saya senang bercerita. Jadi, medium yang lebih tepat untuk bercerita adalah stand up comedy," sambungnya. "Dan sekarang di radio bertutur, dari buku juga, stand up, film juga. Ternyata, yang tidak hilang sampai sekarang adalah saya senang bercerita. Bahwa dulu melalui komik karena tahunya itu."

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait