Presenter Ruben Onsu saat ini menjadi bapak yang begitu protektif. Ia menceritakan jika dirinya saat ini benar-benar mengatur pola makan sang anak angkat, Betrand Peto. Kenapa?
- Ruth Meliana
- Senin, 16 Maret 2020 - 09:48 WIB
WowKeren - Rasa sayang Ruben Onsu terhadap anak angkatnya, Betrand Peto semakin lama semakin besar. Bahkan, Ruben telah menunjukkan rasa sayangnya dengan bersikap protektif sebagai seorang ayah kepada Betrand.
Suami Sarwendah ini mengaku sedang menjaga pola makan Betrand. Rupanya, ia ngin menjaga kesehatan maupun suara sang putra yang berprofesi sebagai seorang penyanyi. Oleh sebab itu, Ruben melarang Betrand untuk makan sembarangan dan memantau asupan gizi sang anak.
Bahkan, kakak Jordi Onsu ini sampai menyediakan minyak goreng khusus di rumah agar suara Betrand tidak sampai serak jika makan gorengan. Ia juga meminta Betrand untuk mengurangi meminum es dan lebih banyak makanan yang direbus.
"Cara menjaganya ya pola makan. Dia sudah banyak ngehindari makanan, berminyak khususnya," ujar Ruben Onsu saat ditemui di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan pada Minggu (15/3). "Tadi di rumah full minyaknya dia khusus.
"Makannya rebus-rebusan, jadi gorengan kalau yang kita buat sendiri kita yakin. Kalau nggak yakin yah gak akan kita kasih," sambungnya. "Kalau air es Koko (Betrand) gak minum, kata guru vokal minum air es itu suara jadi gak bagus, terus kalau kita mau nyanyi langsung serak."
Presenter "Brownis" ini juga tidak hanya menjauhkan Betrand dari gorengan hingga minuman dingin saja. Ia juga tidak memperbolehkan sang putra untuk jajan sembarangan saat di sekolah.
Akibatnya, uang jajan Betrand yang selama ini diberikan Ruben selalu utuh. Pasalnya, Sarwendah setiap pagi selalu membawakan bekal makanan sehat dan enak bagi Betrand serta putrinya, Thalia Onsu.
Ruben mengatakan jika dirinya tidak sembarangan melarang Betrand mengonsumsi berbagai macam makanan. Meski tidak mendapat anjuran dari dokter gizi, ia juga mendapatkan arahan khusus dari guru vokal Betrand. Bahkan, selama tiga tahun kedepan Betrand benar-benar harus mengikuti arahan tersebut.
"Tiga tahun ini dia harus ngikutin ritme itu karena itu arahan dari guru vokalnya. Terus ada beberapa susu yang harus dihindari," jelas pria usia 36 tahun ini. "Nggak pakai dokter gizi, semuanya arahan dari guru vokalnya."
"Jadi untuk dia menjaga range vokalnya tidak menurun, tapi dia bisa lebih meningkat," sambungnya. "Sekarang ini tidak perlu teriak-teriak yang terlalu tinggi lah karena kan dia juga lagi fokus sekolah, save saja dua sampai tiga tahun biar lebih baik."
(wk/lian)