Ria Ricis Minta Maaf Usai Nekat Syuting Saat Wabah Corona, Jerome Polin Beri Sindiran Super Menohok
Instagram
Selebriti
Kontroversi Ria Ricis

Jerome Polin meluapkan kekesalannya pada Ria Ricis yang minta maaf dan playing victim saat mendapat kritik dari berbagai pihak karena nekat syuting di tengah pandemi corona.

WowKeren - Belum lama ini dunia entertainment digemparkan oleh Ria Ricis yang tetap syuting web series di tengah pandemi virus corona (covid-19). Aksi Ricis tersebut membuat para tetangga di kompleknya geram. Adik dari Oki Setiana Dewi itu juga menerima protes keras dari sejumlah pihak, mulai dari desainer kondang Didiet Maulana hingga Triawan Munaf, politisi sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia periode 2015-2019.

Usai mendapat sejumlah teguran dan kritik, Ricis akhirnya meminta maaf. Sayangnya dilihat pada Rabu (25/3), postingan permintaan maaf Ricis tersebut telah dihapus.


Meski demikian, Ricis kembali menulis permintaan maaf tersebut dalam Instagram Story. "Maaf & Terimakasih. Maaf atas kesalahan saya pribadi dan terima kasih sudah bantu menegur dan mengingatkan dengan baik," tulisnya.

Permintaan maaf tersebut membuat YouTuber sekaligus selebgram Jerome Polin memberi kritikan pedas. Dalam cuitan Twitter, Jerome miris dengan Ricis yang meminta maaf dan playing victim. Ia juga menyayangkan Ricis yang tidak peka dengan keadaan sekitar di tengah wabah virus corona.

Terlebih, Ricis mempunyai banyak followers yang didominasi anak-anak kecil. Jerome pun tak habis pikir dengan Ricis yang menjadikan aksi amukan warga tersebut sebagai konten YouTube.

"Melakukan tindakan yang salah -> ditegur banyak orang -> playing victim + keluarin quotes emas: 'Semakin tinggi pohon semakin banyak anginnya' Hadeh, salah ya salah. Gak semua tuh “cobaan”. Kalo nasihat orang lain positif dan benar, ya diterima aja," bunyi cuitan Jerome. "Dan seringkali orang2 yang kayak gini berhasil mem-brainwash followersnya, sehingga banyak yang tetep dukung meskipun salah. Contoh: 'Jangan dengerin omongan mereka kak, mereka cuma iri sama kakak. Mereka mau jatuhin kakak.' Hadeh."

"Kalo aku justru sering bilang 'kalo aku salah, nasehatin aku, Tegur aku.' Gimanapun kita semua tetep manusia yang gak luput dari kesalahan. Jangan mentang2 punya banyak pendukung/followers bisa seenaknya sendiri. Kebalik. Justru harusnya semakin besar tanggung jawabnya," bunyi cuitan Jerome lainnya. "Udah tau salah, malah tambah dijadiin konten. Kalo otak isinya cuma adsense, subscriber, traffic tuh akal sehat dan logika udah ketutup ya. Hadeh."

"Udah sadar penontonnya banyak yang masih kecil, bukannya diedukasi malah bikin konten2 yang gak mendidik. Pikirin dampak plis. Hadeh," lanjut Jerome. "Sebenernya aku udah resah sejak lama. Gak cuma 1 orang nih yang kek gini, ada beberapa. Tapi hari ini makin parah aja wkwkkw, ga tahan buat speak up. Coba deh pikirin anak2 kecil kalo tiap hari nontonnya konten2 yang 'ga mendidik, gimana weh masa depan negara kita...Mikirin adsense, subscriber, traffic, dll itu sah2 aja. Gak ada masalah sama sekali. Tapi janganlah sampe dibutakan oleh itu sampe gak mikirin dampak apa yang akan ditimbulkan. Ya mungkin dampaknya gak keliatan sekarang, tapi nanti?"

Ricis

Instagram

Cuitan Twitter Jerome tersebut diunggah kembali oleh akun gosip @lambe_turah. Tak sedikit netizen setuju dengan pendapat Jerome dan ikut memberi kritik pada Ricis.

"Ga pernah nyindir sekali nyindir kena!" kata akun @debora***. "Sepemikiran sm gua dah, gini aja kalo yg negur 1 orang bisa jadi memang iri tp kalo yg negur banyak mungkin harus intropeksi diri sendiri, kayanya dari kita emang salah. Gt ga si?" sambung akun @shin***. "Udah paling bener padahal kmaren pamit. Malah balik lagi," kata akun @andien***.

(wk/tria)

You can share this post!

Related Posts