Sistem baru yang diterapkan NCT Dream ini rupanya justru membuat netizen berang. Mereka menilai kalau SM Entertainment hanya ingin mempermainkan fans dengan sistem tersebut.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Rabu, 15 April 2020 - 10:34 WIB
WowKeren - Selasa (14/4), SM Entertainment mengumumkan bahwa NCT Dream akan comeback dengan album baru berjudul "Reload" yang akan dirilis pada 29 April mendatang. Di hari yang sama, diumumkan pula kalau sub-unit NCT tersebut tak lagi menerapkan sistem kelulusan.
NCT Dream kini menjadi sub-unit tetap dengan 7 member yaitu Mark Lee, Renjun, Jeno, Haechan, Jaemin, Chenle, dan Jisung. Namun mulai comeback setelah "Reload", grup ini akan mengusung sistem bongkar pasang member seperti NCT U dengan komposisi tetap 7 member.
Artinya di comeback-comeback mendatang, jumlah member NCT Dream yang berpartisipasi tak selalu 7 orang, namun bisa kurang. Member yang berpartisipasi dalam comeback ditentukan oleh jadwal atau kesibukan member tersebut.
Selain Mark dan Haechan yang telah tergabung dengan NCT 127, 5 member yang lain juga rencananya akan bergabung dengan sub-unit baru yang akan didebutkan SM di masa depan. Meski begitu, ketujuh member tetap dianggap sebagai member tetap NCT Dream.
Sistem baru NCT Dream ini rupanya justru membuat netizen berang. Mereka menilai kalau SM Entertainment hanya ingin mempermainkan fans dengan sistem tersebut karena di masa depan, tak semua member bisa selalu berpartisipasi dalam comeback meski NCT Dream sendiri dilabeli sebagai "sub-unit tetap".
"Apa mereka gila? Kenapa mereka menempatkan Mark lagi?"
"Apa yang akan berbeda mulai sekarang? Apa aku satu-satunya yang tidak mengerti? Bukankah itu sama dengan mengatakan bahwa Dream akan menjadi unit tetap?"
"Apa mereka memastikan untuk memeriksa kondisi mental para member? Kenapa mereka melakukan ini pada member dan fandom yang sudah kuat? Sistem NCT hanya mencoba mengacaukan orang."
"Entah ya, tapi bukannya NCT U tidak sukses sebagai tim? Dream sudah sangat populer dan mereka tidak punya pendekatan sistematis untuk mengatur tim dan mereka cuma memperbaiki dan membuat semuanya permanen di sana-sini."
"Jadi maksudnya mereka menjadikan Dream sebagai sub-unit tetap sambil menerapkan sistem NCT U terhadap Mark dan Haechan di mana mereka akan dibongkar pasang dan status mereka tidak tetap? Aku serius bertanya-tanya untuk siapa mereka membuat tim ini sehingga member yang tidak punya tim tetap akan terus tidak punya tim tetap dan masa depan mereka bahkan lebih kabur sekarang."
"Kalau tidak ada dasar untuk sistem mereka, lalu untuk apa sistem itu dibuat?"
"Jadi apa kriteria untuk tim tetap dan tim rotasi? Itu membuatku tambah bingung."
(wk/dewi)